news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Yance Sayuri dan Jay Idzes di laga Jepang vs Indonesia, Selasa (11/6/2025).
Sumber :
  • Instagram/yansayuri11

Kutukan 38 Tahun Bisa Berlanjut jika Timnas Indonesia Gagal Menang Atas Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Apa yang terjadi jika Timnas Indonesia gagal mengamankan kemenangan atas Oman, baik itu berakhir imbang atau justru menelan kekalahan? Berikut penjelasannya.
Rabu, 3 Juni 2026 - 20:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Laga uji coba internasional antara Timnas Indonesia melawan Oman pada Jumat (5/6/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipandang sebagai momen krusial bagi Skuad Garuda.

Anda mungkin bertanya-tanya, apa yang akan terjadi jika pasukan asuhan John Herdman gagal mengamankan kemenangan, baik itu berakhir imbang atau justru menelan kekalahan?

Dampaknya tidak main-main, mulai dari hilangnya kesempatan emas di ranking dunia hingga lestarinya sebuah catatan kelam yang sudah bertahan puluhan tahun. Berikut penjelasannya.

Jay Idzes dan Kevin Diks usai membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

Kerugian pertama yang paling terasa adalah hilangnya momentum untuk mendongkrak posisi Indonesia di ranking FIFA secara signifikan.

Sebagai informasi, Skuad Garuda saat ini menempati peringkat ke-122 dunia dengan koleksi 1.144,88 poin, sementara tim Samba Teluk kokoh bertengger jauh di atasnya, yakni posisi ke-79 dunia dengan raihan 1.313,46 poin.

Menghadapi Oman yang secara peringkat berada jauh di atas Indonesia sebenarnya adalah sebuah keuntungan strategis.

Jika duel yang diprediksi berlangsung sengit ini berakhir tanpa pemenang, Skuad Garuda sebenarnya tidak terlalu merugi. Pasalnya, hasil imbang tetap akan memberikan keuntungan kosmetik berupa tambahan +1,56 poin.

 

Namun, apabila skenario terburuk yang menjadi kenyataan dan Rizky Ridho cs harus menelan kekalahan, konsekuensinya adalah pemangkasan nilai sebesar -3,44 poin.

Kabar baiknya, kekalahan tersebut tidaka akan langsung membuat posisi Skuad Garuda terjun bebas di tabel peringkat dunia.

Skenario pahit tersebut bakal menyisakan total 1.141,44 poin bagi Indonesia. Di atas kertas, jumlah ini terhitung masih relatif aman untuk menjaga posisi Garuda karena nilainya masih di atas Kepulauan Faroe yang menguntit di peringkat ke-123 dunia dengan koleksi 1.137,14 poin.

Timnas Indonesia akan hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026
Sumber :
  • kitagaruda.id

Lebih dari sekadar hitung-hitungan poin di atas kertas, kegagalan menang akan memperpanjang rekor buruk sejarah yang sangat menyakitkan.

Fakta mencatat, bahwa Timnas Indonesia belum pernah sekalipun mengecap kemenangan atas Oman, setelah pertemuan kedua mereka pada 38 tahun lalu.

 

Seperti diketahui, kemenangan terakhir Indonesia atas Oman terjadi pada tahun 1988 silam di ajang King's Cup atau Piala Raja Thailand. Kala itu, Indonesia menang dengan skor telak 3-0 atas Oman. 

Selanjutnya, pada pertemuan tahun 2007, Indonesia justru dikalahkan oleh Oman dalam laga persahabatan yang digelar di SUGBK dengan skor tipis 0-1.

Sayangnya, sejak saat itu hingga pertemuan terakhir mereka di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab, Timnas Indonesia masih belum bisa memutus rantai rekor kekalahan tersebut.

Kegagalan meredam agresivitas lini depan Oman, termasuk membiarkan mesin gol seperti Muhsen Al-Ghassani bergerak bebas, akan memicu evaluasi besar-besaran mengenai kesiapan mental dan kedisiplinan barisan pertahanan Garuda dalam menghadapi tim-tim elite Asia sepanjang tahun 2026 ini.

 

Jika momentum ini terlepas begitu saja, kerugian moral yang dialami oleh para pemain akan sangat besar menjelang kompetisi resmi berikutnya.

Oleh karena itu, laga ini akan menjadi ajang pembuktian bagi John Herdman dan para penggawa Timnas Indonesia untuk memutus rekor kekalahan tadi. (ism)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:06
08:10
01:06
01:45
01:02
05:54

Viral