- instagram timnas indonesia
PSSI Rindu Dukungan Suporter, FIFA Matchday dan Piala AFF 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Bangkit
tvOnenews.com - Setelah gagal mewujudkan ambisi tampil di Piala Dunia 2026, dukungan dan optimisme publik terhadap Timnas Indonesia mengalami penurunan.
Karena itu, PSSI menilai agenda FIFA Matchday dan Piala AFF 2026 menjadi momentum penting untuk membangun kembali hubungan emosional antara tim nasional dan para suporternya.
PSSI Akui Kepercayaan Publik Belum Sepenuhnya Pulih
PSSI berharap Timnas Indonesia mampu menunjukkan performa yang meyakinkan dalam berbagai agenda internasional sepanjang tahun ini.
Hasil positif dinilai penting bukan hanya untuk meningkatkan prestasi tim, tetapi juga untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang sempat menurun pasca kegagalan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengakui bahwa atmosfer dukungan yang selama ini menjadi kekuatan Timnas belum sepenuhnya kembali.
"Jujur saja, kami semua di PSSI sangat merindukan suasana itu. Setelah tidak lolos ke Piala Dunia, kepercayaan publik terhadap timnas memang menurun. Itu kenyataannya," kata Sumardji kepada awak media, Senin, 1 Mei 2026.
Menurutnya, para pemain yang saat ini dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia layak mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.
PSSI ingin membangun kembali kedekatan antara tim nasional dan suporter yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola Indonesia.
Sumardji menegaskan federasi akan terus memberikan dukungan maksimal kepada tim agar mampu menunjukkan perkembangan yang positif. Ia berharap para pemain dapat membuktikan kualitas mereka di lapangan sehingga kepercayaan publik perlahan kembali meningkat.
- tvOnenews-Ilham Giovani
FIFA Matchday Jadi Misi Mendongkrak Ranking Dunia
Selain fokus pada turnamen regional, perhatian PSSI saat ini juga tertuju pada dua pertandingan FIFA Matchday yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman national football team pada 5 Juni dan Mozambique national football team pada 9 Juni 2026.
Dua laga tersebut bukan sekadar pertandingan persahabatan. PSSI menilai hasil pertandingan akan sangat berpengaruh terhadap posisi Indonesia dalam ranking FIFA.
"Kami harus benar-benar bisa mendapatkan poin penuh dari dua pertandingan ini agar peringkat Indonesia bisa naik," ujar Sumardji.
Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-122 dunia dengan koleksi 1.144,88 poin. Posisi tersebut mengalami penurunan setelah skuad Garuda kalah tipis 0-1 dari Timnas Bulgaria dalam ajang FIFA Series 2026 beberapa waktu lalu.
Dalam sepak bola modern, ranking FIFA memiliki peran strategis. Posisi yang lebih baik dapat membantu tim mendapatkan unggulan dalam undian turnamen internasional serta meningkatkan peluang menghadapi lawan yang lebih seimbang pada fase kualifikasi.
Karena itu, FIFA Matchday menjadi kesempatan penting bagi pelatih dan pemain untuk memperbaiki performa sekaligus mengumpulkan poin internasional yang berharga.
Piala AFF 2026 Jadi Peluang Akhiri Penantian Gelar
Di luar FIFA Matchday, fokus utama sepak bola nasional juga tertuju pada Piala AFF 2026 yang akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang playoff antara Timor Leste dan Brunei Darussalam.
Pada fase grup, Indonesia akan memainkan dua laga kandang dan dua pertandingan tandang. Pertandingan melawan Kamboja dan Vietnam dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor.
Turnamen ini memiliki arti yang sangat spesial bagi sepak bola Indonesia. Sejak pertama kali digelar pada 1996, Timnas Indonesia sudah enam kali mencapai final. Namun hingga kini trofi juara masih belum berhasil dibawa pulang.
Catatan tersebut menjadikan Piala AFF 2026 sebagai peluang baru untuk mengakhiri penantian panjang sekaligus membangkitkan kembali optimisme publik terhadap Timnas.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, telah menyiapkan skuad yang mayoritas diperkuat pemain dari kompetisi domestik.
Strategi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kombinasi semangat muda, motivasi tinggi, dan identitas permainan yang kuat.
Bagi PSSI, keberhasilan di FIFA Matchday maupun Piala AFF bukan sekadar soal kemenangan. Lebih dari itu, kedua agenda tersebut menjadi kesempatan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan menghadirkan kembali suasana kebanggaan yang selama ini melekat pada Timnas Indonesia.
Jika mampu meraih hasil positif, bukan tidak mungkin dukungan besar yang sempat memudar akan kembali memenuhi stadion dan mengiringi perjalanan Garuda menuju target-target yang lebih tinggi di masa depan. (udn)