- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Update Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Jelaskan Status Luke Vickery dan Mitchell Baker
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan kabar terbaru soal proses naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia. Dua nama yang ikut menjadi perhatian adalah Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja meraih kemenangan telak 3-0 atas Oman dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam. Skuad Garuda tampil meyakinkan lewat gol Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.
Kemenangan itu terasa spesial bagi publik sepak bola nasional. Selain menang besar, Indonesia juga berhasil mengakhiri catatan panjang tanpa kemenangan atas Oman sejak ajang King's Cup 1988.
Pascalaga, Erick Thohir menyambut hasil tersebut dengan rasa syukur. Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak terlena karena masih ada agenda penting lain yang harus dihadapi.
"Ya pasti kita semua merasa sangat senang dengan hasil hari ini, tetapi kan di depan mata masih ada pertandingan berat melawan Mozambik yang secara ranking berada di atas kita," ujar Erick kepada awak media.
Erick berharap Timnas Indonesia bisa menjaga momentum positif dari kemenangan atas Oman. Jika kembali meraih hasil maksimal, peluang Garuda untuk memperbaiki peringkat dunia akan semakin terbuka.
Di luar kemenangan tersebut, perhatian publik juga tertuju pada kehadiran dua pemain keturunan baru di lingkungan Timnas Indonesia. Luke Vickery dan Mitchell Baker terlihat ikut berlatih bersama skuad Garuda.
Kehadiran keduanya langsung memunculkan pertanyaan soal proses naturalisasi. Banyak pihak penasaran apakah Luke dan Mitchell sudah semakin dekat untuk bisa membela Timnas Indonesia secara resmi.
Menanggapi hal itu, Erick Thohir menjelaskan bahwa proses keduanya belum selesai. Ia meminta publik bersabar karena masih ada tahapan administrasi yang harus dilalui.
"Belum selesai sama sekali, nanti ditunggu saja karena saat ini semuanya masih dalam tahap proses yang membutuhkan waktu," kata Erick.
Erick juga tidak ingin terlalu jauh membahas rumor soal pemain diaspora lain yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Ia memilih menunggu proses berjalan sebelum menyampaikan kepastian kepada publik.
Menurut Erick, fokus PSSI saat ini bukan hanya mendatangkan pemain keturunan. Federasi juga sedang berupaya menjaga program pembinaan dan agenda pertandingan di berbagai level tim nasional.
Ia menilai padatnya agenda Timnas Indonesia menjadi bagian penting dari pembangunan jangka panjang. Tim senior, kelompok umur, hingga tim putri membutuhkan lebih banyak pertandingan untuk menambah pengalaman internasional.
Erick turut menyinggung aktivitas Timnas Indonesia U-19 yang juga mendapat kesempatan bertanding pada bulan ini. Baginya, kesinambungan antara tim usia muda dan senior menjadi hal penting dalam proses regenerasi.
Timnas putri juga tidak lepas dari perhatian PSSI. Erick berharap skuad putri Indonesia bisa bangkit dan terus mendapat kesempatan mengasah kemampuan melalui laga-laga internasional.
Setelah menghadapi Oman, Timnas Indonesia dijadwalkan tampil melawan Mozambik. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB.
(sub)