- Instagram @timnasindonesia
Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka
tvOnenews.com - Langkah Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026 harus terhenti secara dramatis setelah takluk 0-1 dari Australia pada laga semifinal.
Kekalahan tersebut tak hanya menyisakan kekecewaan bagi skuad Garuda Muda, tetapi juga memicu perdebatan karena gol penentu kemenangan Australia lahir melalui situasi yang sempat dianggap offside.
Media Vietnam, Soha, turut menyoroti jalannya pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tensi hingga menit-menit akhir.
- Instagram Timnas Indonesia
Menurut mereka, duel antara Indonesia dan Australia berjalan sesuai prediksi dengan atmosfer yang sangat panas karena kedua tim sama-sama mengincar tiket ke final.
Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia maupun Australia memilih tampil hati-hati. Kedua tim lebih fokus menjaga pertahanan dibanding mengambil risiko dengan bermain terlalu terbuka.
Babak pertama pun berlangsung relatif seimbang. Australia mencoba memanfaatkan keunggulan fisik mereka melalui umpan-umpan panjang dan serangan dari sisi sayap. Namun, strategi tersebut belum mampu membongkar pertahanan Indonesia yang tampil disiplin.
Di sisi lain, Garuda Muda juga kesulitan mengembangkan permainan. Koordinasi antara lini tengah dan lini depan belum berjalan maksimal sehingga peluang berbahaya yang tercipta sangat terbatas.
- PSSI
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan mulai meningkat. Australia perlahan mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali memberikan tekanan ke area pertahanan Indonesia.
Meski demikian, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat peluang demi peluang Australia gagal berbuah gol.
Indonesia juga memperoleh beberapa kesempatan emas melalui serangan balik, tetapi para pemain depan Garuda Muda belum mampu memaksimalkannya.
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, momen yang menentukan justru hadir menjelang laga berakhir.
- Kita Garuda
Pada menit ke-88, Australia membangun serangan dari lini tengah. Bola kemudian diteruskan kepada Marcus yang berhasil menaklukkan kiper Indonesia, Dafa, dan menggetarkan jala gawang Garuda Muda.
Awalnya, gol tersebut langsung dianulir karena hakim garis mengangkat bendera tanda offside. Keputusan itu sempat membuat para pemain Indonesia bernapas lega.
Namun situasi berubah setelah wasit menerima masukan dari tim VAR. Setelah melakukan peninjauan, wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut sehingga Australia unggul 1-0.
Keputusan itu langsung memicu reaksi keras dari sebagian suporter tuan rumah yang hadir di stadion.
Soha melaporkan banyak pendukung Indonesia merasa kecewa karena gol yang sempat dibatalkan akhirnya tetap dinyatakan sah.
Media Vietnam tersebut juga menyoroti suasana di tribun setelah gol tercipta. Mereka menyebut sejumlah penonton meluapkan kekecewaan dengan melemparkan botol air ke arah area perayaan pemain Australia.
"Menyaksikan tim mereka kebobolan gol kontroversial di momen krusial, banyak penggemar Indonesia yang marah, melemparkan banyak botol air ke area tempat para pemain Australia merayakan gol tersebut," kata Soha.
Indonesia sebenarnya masih memiliki beberapa menit untuk mengejar ketertinggalan. Namun waktu yang tersisa tidak cukup bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk mencetak gol balasan.
Skor 1-0 untuk Australia bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut memastikan Australia melaju ke partai final dan akan menghadapi Thailand dalam perebutan gelar juara.
Sementara itu, Indonesia harus mengubur impian mempertahankan trofi yang sebelumnya berhasil diraih.
Kekalahan ini sekaligus membuat Garuda Muda resmi mengakhiri perjalanan mereka di turnamen dengan cara yang menyakitkan. (asl)