- Instagram @timnasindonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Timnas Indonesia U-19, Garuda Muda Tetap Ngotot Meski Gagal ke Final
tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-19 berhasil menutup perjalanan mereka di Piala AFF U-19 2026 dengan hasil manis.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad Garuda Muda sukses mengalahkan Kamboja U-19 dengan skor tipis 1-0 dalam laga perebutan tempat ketiga.
Kemenangan tersebut tak hanya mengantarkan Timnas Indonesia meraih medali perunggu, tetapi juga mendapat perhatian dari media Vietnam.
- PSSI
Soha menyoroti kegagalan Kamboja mewujudkan ambisi mencetak sejarah dengan meraih medali pertama mereka di ajang tersebut.
"Setelah menderita kekalahan telak yang secara tidak langsung menyingkirkan Vietnam, mimpi tim Kamboja untuk memenangkan medali bersejarah pun hancur," tulis media Vietnam, Soha, dalam tajuk laporannya.
Menurut media tersebut, Indonesia tampil dengan motivasi tinggi setelah gagal melaju ke partai final usai tersingkir di semifinal.
Bermain di kandang sendiri membuat Garuda Muda bertekad mengakhiri turnamen dengan membawa pulang medali.
- Instagram @timnasindonesia
Di sisi lain, Kamboja datang dengan rasa percaya diri setelah mencatat pencapaian bersejarah menembus semifinal.
Mereka sebelumnya menjadi sorotan karena berhasil unggul dalam persaingan fase grup yang membuat Vietnam gagal melangkah lebih jauh.
Sejak menit awal pertandingan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan pelatih Nova Arianto itu terus berusaha menekan pertahanan Kamboja dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, rapatnya lini belakang Kamboja membuat para pemain Indonesia kesulitan mencetak gol. Bahkan pada penghujung babak pertama, sebuah peluang emas yang sudah mengarah ke gawang justru berakhir membentur mistar.
- Instagram @timnasindonesia
Memasuki babak kedua, dominasi Indonesia semakin terlihat. Garuda Muda terus menguasai jalannya pertandingan dan memaksa Kamboja bertahan di area permainan sendiri.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-63.
Bek Indonesia, Algazani Dwi Sugandi, berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan dan menyundul bola tanpa kawalan ke dalam gawang. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan.
Setelah tertinggal, Kamboja mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun berbagai upaya yang dilakukan belum mampu memberikan ancaman serius kepada pertahanan Indonesia.
Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-89 melalui serangan balik cepat. Sayangnya, penjaga gawang Indonesia tampil sigap dengan menutup ruang tembak sehingga peluang emas tersebut gagal berbuah gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Indonesia.
Hasil ini memastikan Garuda Muda mempertahankan medali perunggu, sementara Kamboja harus mengubur impian mereka untuk mencatat sejarah baru di Piala AFF U-19 2026.
"Tim dari kepulauan ini mempertahankan medali perunggu di Kejuaraan U19 Asia Tenggara 2026," jelas laporan Vietnam itu.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi penutup yang manis bagi Indonesia setelah gagal mencapai partai puncak, sekaligus menunjukkan kemampuan Garuda Muda bangkit dan menyelesaikan turnamen dengan kepala tegak. (asl)