news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan keterangan media di Hambalang, Bogor, Jakarta, Jumat (19/6)..
Sumber :
  • Antara

Kalah Saing dengan Arab Saudi, Erick Thohir Buka Opsi Indonesia Gandeng Australia dan ASEAN untuk Bidding Tuan Rumah Piala Dunia 2042

Arab Saudi terpilih sebagai tuan rumah edisi 2034 setelah maju sebagai kandidat tunggal tuan rumah Piala Dunia pada 2024 lalu. 
Selasa, 23 Juni 2026 - 21:37 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick mengakui Timnas Indonesia tak bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia dalam waktu dekat, namun bukan berarti peluang menjadi tuan rumah tertutup sepenuhnya. 

Hal ini karena majunya Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 menggagalkan usaha Indonesia bersama Australia sebagai tuan rumah. Arab Saudi terpilih sebagai tuan rumah edisi 2034 setelah maju sebagai kandidat tunggal pada 2024 lalu. 

Namun bukan berarti usaha Timnas Indonesia untuk menjadi tuan rumah tutup sepenuhnya. Erick Thohir yang juga Ketua Umum PSSI menyebut bahwa kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia masih terbuka lebar, termasuk kesempatan di Piala Dunia 2042. 

"Ya kita sempat waktu itu bidding bersama Australia untuk yang 2034, tapi tentu kalah sama Saudi," kata Erick Thohir dikutip dari TVRI News, Selasa (23/6/2026). 

Namun Erick Thohir menyebut peluang tersebut tak bisa untuk edisi 2038 karena Asia baru menjadi tuan rumah di edisi sebelumnya. Untuk itu, peluang tersebut terbuka untuk edisi 2042. 

"Nah, yang berikutnya itu kan 2038. Saya tidak tahu apakah kesempatan Asia ada pada saat itu, karena kan habis Saudi. Akses berikutnya kalau empat tahun lagi, 2042," ujar Erick.

Erick menilai rotasi kawasan yang diterapkan FIFA akan sangat menentukan peluang Asia kembali menjadi penyelenggara. Setelah Arab Saudi, kawasan lain seperti Afrika maupun Amerika Latin berpotensi mendapat giliran untuk menjadi tuan rumah.

Di sisi lain, Erick Thohir menyebut bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 negara membuat Piala Dunia akan semakin sulit digelar oleh satu negara saja.

"Tetapi dengan sekarang 48 negara, saya rasa sulit untuk Piala Dunia dilakukan oleh satu negara saja. Kita bisa lihat Amerika saja yang begitu besar, dia bergandengan dengan Meksiko dan Kanada. Yang berikutnya juga bergandengan, Portugal, Maroko, dan Spanyol," kata Erick.

Karena itu, ia melihat peluang Indonesia justru lebih besar jika mengajukan diri bersama negara-negara lain, baik di kawasan Asia Tenggara maupun Oseania.

"Jadi memang ya sepertinya kalau bidding kita mungkin apakah dengan Asia Tenggara atau mungkin dengan Oseania, Australia dan Selandia Baru, ya kita lihat nanti," ucapnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:17
15:03
01:27
01:19
06:15
01:21

Viral