news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia Putri Satoru Mochizuki.
Sumber :
  • Kita Garuda

Punya Titel Juara Bertahan, Satoru Mochizuki Antisipasi Serangan Timor Leste pada Laga Perdana Timnas Indonesia Putri di Piala AFF 

Piala AFF Putri menjadi jalan menuju ASEAN Women Championship yang akan digulir pada 2027 mendatang.
Kamis, 9 Juli 2026 - 22:51 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Satoru Mochizuki memastikan kesiapan Timnas Indonesia Putri menatap Piala AFF Putri 2026. Tampil sebagai juara bertahan, Satoru Mochizuki menargetkan kembali titel juara. 

Piala AFF Putri menjadi jalan menuju ASEAN Women Championship yang akan digulir pada 2027 mendatang. Tantangan pun akan dihadapi oleh Garuda Pertiwi dengan kali ini tampil di Kuala Lumpur, Malaysia 10-22 Juli 2026. 

Timnas Indonesia Putri yang tergabung di Grup B bersama Timor Leste dan Kamboja, akan membuka turnamen dengan menghadapi Timor Leste pada Jumat (10/7/2026) pukul 19.45 WIB.

"Saya merasa sangat terhormat bisa mengikuti turnamen ini," ujar Satoru Mochizuki, Kamis (9/7/2026).

Meski demikian, Mochizuki mengakui persiapan Timnas Putri Indonesia belum berjalan sepenuhnya ideal. 

Menurutnya, para pemain membutuhkan waktu untuk membangun chemistry. Namun, ia optimistis kekompakan skuad terus berkembang menjelang dimulainya turnamen.

"Persiapan kami memang belum bisa dikatakan sempurna. Namun, saya rasa kondisi itu juga dialami oleh semua tim peserta. Karena para pemain berasal dari berbagai klub dan daerah yang berbeda, kami membutuhkan waktu untuk membangun kombinasi permainan," kata pelatih asal Jepang itu. 

"Menurut saya, sejauh ini kekompakan dan kerja sama antarpemain sudah mulai terbentuk," katanya.

Satoru Mochizuki menegaskan bahwa mempertahankan gelar juara tetap menjadi prioritas utama. Namun, ia juga ingin melihat peningkatan kualitas permainan tim sebagai modal menghadapi agenda internasional berikutnya.

"Hal yang paling kami utamakan adalah mempertahankan gelar juara. Pada edisi sebelumnya kami berhasil menjadi juara, sehingga target kami kali ini adalah meraih gelar kedua secara beruntun," kata Satoru Mochizuki. 

"Pada turnamen sebelumnya, fokus kami sepenuhnya adalah memenangkan pertandingan. Namun kali ini, selain ingin meraih kemenangan, kami juga ingin melihat perkembangan tim sebagai bekal untuk menghadapi tantangan berikutnya," ungkapnya.

Menghadapi Timor Leste pada laga perdana, Mochizuki memilih untuk tidak meremehkan calon lawannya. Ia menyebut setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri sehingga para pemain harus mampu beradaptasi dengan berbagai situasi yang terjadi di lapangan.

"Mengenai Timor-Leste, saya mendengar mereka adalah tim yang bagus. Tetapi, seperti yang selalu saya yakini, siapa pun lawan yang dihadapi, yang terpenting adalah tim kami mampu beradaptasi dengan situasi di lapangan," ujarnya.

Pelatih berusia 61 tahun itu juga menjelaskan filosofi kepelatihannya yang lebih menekankan kemampuan berpikir para pemain dibandingkan sekadar mengikuti instruksi dari bangku cadangan.

"Karena itu, dalam setiap sesi latihan saya selalu mendorong para pemain untuk berpikir. Saya ingin mereka terus berpikir selama berlatih," kata Mochizuki. 

"Saya tidak banyak memberikan instruksi seperti 'lakukan ini' atau 'lakukan itu'. Saya ingin para pemain sendiri yang mengamati situasi, saling berkomunikasi, dan menemukan solusi di lapangan," katanya. 

Dia pun berharap Timnas Indonesia Putri bisa bermain lepas demi meraih target juara dan tampil kembali di ASEAN Women's Championship 2027. 

"Harapan saya, mulai pertandingan besok, tim ini dapat bermain dengan cara seperti itu," tegas Mochizuki.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:31
01:09
01:48
00:59
06:05
01:19

Viral