- Instagram Timnas Indonesia
Bukan Timnas Indonesia Apalagi Malaysia, Komentator Vietnam Pilih Negara ini sebagai Rival Terberatnya di Piala AFF 2026
Hal menarik dari komentar Quang Huy adalah pengakuannya bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya berasal dari pemain naturalisasi.
Ia bahkan menilai skuad Garuda tetap berbahaya meski tidak diperkuat seluruh pemain yang berkarier di Eropa.
"Singapura juga memenangkan kedua pertandingan pembuka mereka. Namun, saya tetap berpikir Indonesia, bahkan tanpa pemain naturalisasi terbaik mereka, adalah lawan yang layak dan mampu bersaing setara dengan Vietnam," ujarnya.
Pandangan tersebut cukup berbeda dibanding beberapa tahun lalu, ketika Indonesia sering dianggap hanya mengandalkan pemain-pemain keturunan.
Kini, kombinasi pemain lokal seperti Rizky Ridho, Marselino Ferdinan, Beckham Putra, hingga Saddil Ramdani dinilai mampu melengkapi kualitas pemain naturalisasi seperti Thom Haye, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Mitchell Baker.
Quang Huy juga mengingatkan bahwa Vietnam harus menjalani laga tandang ketika menghadapi Indonesia.
Atmosfer stadion yang dipenuhi suporter Garuda dinilai bisa menjadi keuntungan besar bagi tim asuhan John Herdman.
"Secara spesifik, ketika mereka (Timnas Indonesia) menghadapi Vietnam di babak penyisihan grup, mereka akan bermain di kandang sendiri. Vietnam akan bermain melawan Singapura di kandang kita, dan kemudian bertandang ke Indonesia untuk bermain di kandang mereka," jelas Quang Huy.
Ia meyakini pertandingan tersebut berpotensi menentukan siapa yang akan finis sebagai juara Grup A.
"Oleh karena itu, saya pikir Indonesia akan tetap menjadi pesaing langsung Vietnam. Tim mana pun yang memenangkan pertandingan itu akan memiliki peluang bagus untuk finis di puncak grup," tambahnya.
Dalam format Piala AFF 2026, hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup yang berhak melaju ke semifinal.
Posisi juara grup menjadi incaran karena berpotensi menghadapi lawan yang relatif lebih ringan dibanding runner-up.
Meski memberi banyak pujian kepada Indonesia, Quang Huy tetap berpendapat bahwa Thailand adalah lawan terberat Vietnam dalam perebutan trofi.
Menurutnya, pengalaman panjang Thailand di level Asia Tenggara membuat mereka tetap menjadi tolok ukur kekuatan kawasan.
"Thailand berbeda. Maksud saya, Indonesia masih berada di 4 besar, artinya di grup kita, mereka akan menjadi pesaing langsung Vietnam," kata Quang Huy lagi.