news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Sumber :
  • tvOnenews-Julio Tri Saputra

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.
Senin, 10 Agustus 2026 - 13:45 WIB
Reporter:
Editor :

Thailand bahkan disebut baru menerima empat kartu kuning dan belum kebobolan selama fase grup.

Perbandingan statistik tersebut kemudian menjadi dasar kritik Soha.vn terhadap Timnas Indonesia.

Media Vietnam menilai perbedaan karakter permainan kedua tim terlihat jelas, terutama setelah Indonesia mengalami kekalahan telak di kandang sendiri.

"Perbedaan mencolok antara gaya bermain tim Vietnam dan Indonesia sangat terlihat. Ditambah dengan tersingkirnya mereka di babak awal, dapat disimpulkan bahwa Indonesia baru saja mengalami kampanye yang sangat buruk dalam segala hal," pungkas media tersebut.

Kritik tersebut menjadi semakin tajam karena Indonesia sebelumnya mengawali turnamen dengan hasil meyakinkan.

Garuda sukses mengalahkan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0. Namun, ketika menghadapi Vietnam yang memiliki organisasi permainan lebih solid, Indonesia justru tidak mampu mencetak satu gol pun.

Kekalahan dari Vietnam menjadi bahan evaluasi penting bagi John Herdman.

Indonesia bukan hanya harus memperbaiki efektivitas serangan, tetapi juga perlu meningkatkan ketenangan ketika menghadapi tekanan dari lawan.

Vietnam menunjukkan bahwa keunggulan dua gol tidak membuat mereka kehilangan struktur permainan. Sebaliknya, Indonesia terlihat semakin kesulitan ketika rencana awal tidak berjalan sesuai harapan.

Catatan fair play yang disoroti media Vietnam juga dapat menjadi bahan evaluasi tersendiri. Timnas Indonesia tentu perlu menjaga agresivitas tanpa kehilangan kontrol emosi dan disiplin selama pertandingan.

Meski demikian, statistik tersebut sebaiknya tidak berdiri sendiri dalam menilai performa sebuah tim. Yang paling penting adalah bagaimana Garuda merespons kekalahan dan memperbaiki kelemahan yang terlihat di lapangan.

Kini, Indonesia masih memiliki pertandingan penting di fase grup. Hasil melawan Vietnam memang membuat posisi Garuda tertekan, tetapi perjuangan di turnamen belum selesai.

Kekalahan 0-3 seharusnya menjadi alarm bagi skuad John Herdman bahwa menghadapi tim papan atas Asia Tenggara membutuhkan lebih dari sekadar kualitas individu.

Indonesia membutuhkan organisasi permainan yang lebih matang, pengambilan keputusan yang lebih tenang, serta kemampuan menjaga disiplin ketika pertandingan berjalan dalam tekanan tinggi.

Pada akhirnya, jawaban terbaik atas kritik media Vietnam bukanlah pernyataan di luar lapangan, melainkan performa Timnas Indonesia pada pertandingan berikutnya.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:26
03:29
12:26
07:42
02:46

Viral