news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Zaenal Arief, Budi Sudarsono, dan Bambang Pamungkas saat membela Timnas Indonesia..
Sumber :
  • Instagram/zaenalarief96

Legenda Persib Zaenal Arief Ungkap Perbedaan Level Lawan Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang

Legenda Persib Bandung, Zaenal Arief, mengenang perjalanan awalnya bersama Timnas Indonesia dan mengungkap pengalamannya saat menghadapi lawan-lawan Garuda.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:50 WIB
Reporter:
Editor :

Ia juga mengingat bagaimana proses seleksi berlangsung sangat ketat. Sejumlah pemain yang sebelumnya menjadi langganan tim nasional bahkan tidak berhasil melanjutkan proses tersebut.

Situasi itu membuat Zaenal sempat tidak percaya dirinya masih bertahan dalam skuad. Namun, ia menyadari bahwa satu-satunya cara untuk mempertahankan tempat adalah dengan terus menunjukkan performa terbaik dalam setiap sesi latihan.

"Kok gua masih bertahan, nggak salah ini? Kuncinya waktu itu setiap hari, setiap latihan, gua harus perform, harus loyal, harus jaga kondisi, harus belajar profesional di situ, apapun yang dimau pelatih gua jalankan," tuturnya.

Debut di Piala Tiger 2002

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Zaenal berhasil masuk ke skuad utama Timnas Indonesia dan mendapat kesempatan tampil dalam kompetisi internasional pertamanya pada Piala Tiger 2002.

Pada pertandingan debutnya, Zaenal langsung dipercaya menjadi starter ketika Indonesia menghadapi Myanmar. Ia dimainkan bersama salah satu striker terbaik Indonesia saat itu, Bambang Pamungkas.

"Debut pertama melawan Myanmar, langsung inti, dampingi BP (Bambang Pamungkas), kedua lawan Kamboja baru cetak gol, kalau gak salah ya," tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier Zaenal. Namun, ada satu hal yang cukup menarik dari pengalamannya ketika pertama kali menghadapi tim-tim negara lain di level internasional.

Sempat Terkejut dengan Level Lawan

Legenda Persib Bandung Zaenal Arief
Sumber :
  • Instagram @zaenalarief96

Zaenal mengaku sempat memiliki kesan bahwa sejumlah lawan yang dihadapi Timnas Indonesia ketika itu berada di bawah ekspektasinya.

Bahkan, mantan kapten Persib Bandung itu mengaku sempat merasa heran karena level permainan lawan menurut pandangannya tidak terlalu sulit untuk dihadapi.

"Pas begitu main, loh kok level tim nasional mereka ya yang jadi lawan, terlalu mudah, kok segini ya kemampuannya, sampai begitu loh, ini bukan sombong ya," ungkap Zaenal.

Namun, pengalaman tersebut justru mengajarkannya bahwa pertandingan internasional tidak pernah bisa dianggap mudah. Menurut Zaenal, sebuah tim bisa mengalami perubahan dan memperbaiki kekurangannya setelah mengetahui kelemahan yang dimiliki.

Ia kemudian mengenang bagaimana lawan-lawan Timnas Indonesia akhirnya mampu memberikan perlawanan yang lebih keras.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:25
01:32
01:54
05:21
00:53

Viral