- Ajax.nl
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League
Jakarta, tvOnenews.com - Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, setelah Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC. Paes mendapat pujian, sedangkan Cruyff menjadi sasaran kritik fans.
Maarten Paes tampil sebagai starter saat Ajax bermain imbang 2-2 melawan Shelbourne. Hasil tersebut cukup mengantar Ajax ke babak play-off Conference League 2026/2027.
Ajax sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan baik. Julian Brandt membawa tim tamu unggul sebelum Evan Caffrey menyamakan kedudukan untuk Shelbourne.
Paes kemudian menunjukkan kualitasnya di bawah mistar gawang. Kiper Timnas Indonesia itu menggagalkan sundulan Rodrigo Freitas yang berpotensi membuat tuan rumah berbalik unggul.
Ajax kembali memimpin sebelum turun minum. Anton Gaaei mencetak gol yang membuat skuad Míchel Sánchez unggul 2-1 saat jeda.
Namun, performa Ajax menurun drastis pada babak kedua. Shelbourne tampil lebih agresif dan membuat pertahanan tim tamu berada dalam tekanan.
Tuan rumah sempat mencetak gol melalui Milan Mbeng. Akan tetapi, gol tersebut dianulir setelah VAR menyatakan sang pemain berada dalam posisi offside.
- Ajax
Shelbourne akhirnya benar-benar mencetak gol kedua melalui Sean Moore. Pemain pengganti itu melepaskan tembakan ke sudut jauh yang tidak mampu dijangkau Paes.
Pertandingan pun berakhir 2-2 tanpa gol tambahan. Ajax tetap lolos karena sebelumnya menang 3-1 pada leg pertama sehingga unggul agregat 5-3.
Penampilan Paes mendapat apresiasi dari pelatih Ajax, Míchel Sánchez. Sang pelatih bahkan menyebut kiper Timnas Indonesia itu sebagai sosok yang bisa diandalkan.
"Kami dapat mengandalkan Maarten karena dia adalah kiper top sejati dan kami memiliki jaminan atas kemampuannya," ujar Míchel kepada Ziggo Sport.
Pujian tersebut menjadi kabar positif bagi Paes. Terlebih, ia dipercaya tampil menggantikan Marc-André ter Stegen yang belum berada dalam kondisi kebugaran terbaik.
Namun, situasi berbeda dialami Jordi Cruyff. Petinggi Ajax yang juga merupakan penasihat teknis (technical advisor) PSSI dan Timnas Indonesia itu justru mendapat sorotan tajam dari sejumlah suporter.
Fans menilai buruknya permainan Ajax tidak lepas dari komposisi skuad. Kebijakan transfer dan perekrutan pemain pun ikut dipertanyakan setelah tim kesulitan menghadapi Shelbourne.
- ANTARA/AFP/PAUL ELLIS
Salah satu akun, nonul40, bahkan mengaitkan keputusan memainkan banyak pemain cadangan dengan kebijakan Cruyff. "Memulai laga dengan memasang sembilan pemain cadangan adalah ide murni Jordi," tulisnya.
Kritik lebih keras datang dari akun Voetbalfandk. Ia meminta Cruyff segera memperbaiki komposisi skuad dengan melepas pemain yang dinilai kurang berkualitas.
"Mungkin Cruijff bisa mulai melakukan pekerjaannya dengan benar," tulis akun tersebut. Ia juga mendesak Ajax mendatangkan pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.
Sorotan lain datang dari akun Rkaka33. Ia secara khusus menyinggung Caio Henrique yang dianggap belum memberikan dampak sesuai harapan.
"Semoga Jordi masih menyimpan bukti kuitansi pembelian Henrique," tulisnya. Komentar tersebut menjadi bentuk sindiran terhadap kebijakan transfer Ajax.
Kritik para suporter menunjukkan kelolosan Ajax belum sepenuhnya meredakan kekhawatiran. Tim Míchel masih dituntut memperbaiki permainan sebelum menghadapi lawan yang lebih berat.
Ajax selanjutnya akan menghadapi FC Sion pada babak play-off Conference League. Leg pertama dijadwalkan berlangsung Jumat (21/8), sedangkan leg kedua digelar pada 28 Agustus.
(sub)