news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Sumber :
  • Timnas Indonesia/kita garuda id

Rapor John Herdman di Timnas Indonesia: Masih Didominasi Kemenangan Walau Babak Belur di Piala AFF 2026

Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 harus berakhir lebih cepat setelah gagal mengamankan tiket ke semifinal. Skuad asuhan John Herdman hanya mampu finis di belakang Vietnam dan Singapura.
Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:50 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 harus berakhir lebih cepat setelah gagal mengamankan tiket ke semifinal. Skuad asuhan John Herdman hanya mampu finis di belakang Vietnam dan Singapura dalam persaingan Grup A.

‎Hasil tersebut membuat perhatian kembali tertuju kepada John Herdman. Pelatih asal Inggris itu menjadi sosok yang bertanggung jawab menangani Timnas Indonesia sejak awal 2026.

‎Herdman pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026. Sejak saat itu, pria berusia 51 tahun tersebut telah memimpin Skuad Garuda dalam delapan pertandingan.

‎Delapan pertandingan itu mencakup laga uji coba internasional, FIFA Matchday, hingga pertandingan resmi Piala AFF 2026. Dari seluruh pertandingan tersebut, Herdman membawa Indonesia meraih lima kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

‎Perjalanan Herdman bersama Timnas Indonesia dimulai pada FIFA Series 2026. Debutnya terjadi ketika Skuad Garuda menghadapi St. Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 Maret 2026.

‎Awal perjalanan Herdman bersama Indonesia langsung dihiasi hasil positif. Skuad Garuda berhasil menghancurkan St. Kitts and Nevis dengan kemenangan telak 4-0.

‎Namun, hasil positif tersebut tidak berlanjut pada pertandingan berikutnya. Tiga hari berselang, Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1.

‎Herdman kemudian mendapatkan kesempatan kembali memimpin Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026. Performa Skuad Garuda pada periode tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan.

‎Indonesia sukses meraih dua kemenangan dari dua pertandingan. Tim Merah-Putih terlebih dahulu menghajar Oman dengan skor 3-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

‎Empat hari kemudian, Indonesia kembali meraih hasil positif. Skuad Garuda berhasil mengalahkan Mozambik dengan skor 1-0 dalam pertandingan yang juga berlangsung di Jakarta.

‎Modal tersebut membuat ekspektasi terhadap Herdman semakin tinggi ketika Indonesia memasuki Piala AFF 2026. Turnamen tersebut menjadi ujian penting bagi pelatih asal Inggris itu dalam kompetisi resmi pertamanya bersama Skuad Garuda.

‎Indonesia mengawali kiprah di Piala AFF 2026 dengan sangat meyakinkan. Rizky Ridho dan kawan-kawan menang telak 5-1 atas Kamboja dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor.

‎Hasil positif tersebut berlanjut ketika Indonesia menghadapi Timor Leste. Skuad Garuda kembali meraih kemenangan dengan skor 3-0 dan membuka peluang besar untuk melangkah ke fase semifinal.

‎Namun, situasi berubah ketika Indonesia memasuki dua pertandingan terakhir fase grup. Skuad Garuda gagal mempertahankan momentum setelah menghadapi Vietnam dan Singapura.

‎Ujian berat datang ketika Indonesia berhadapan dengan Vietnam di Stadion Pakansari pada Senin (3/8/2026). Bermain di hadapan pendukung sendiri, Skuad Garuda justru harus menerima kekalahan telak 0-3.

‎Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil paling mengecewakan dalam perjalanan Herdman bersama Timnas Indonesia. Terlebih, skuad Garuda sebelumnya pernah mencatat kemenangan bersejarah atas Vietnam dengan skor 3-0 di Hanoi pada 2024 ketika masih ditangani Shin Tae-yong.

‎Kegagalan bangkit kemudian terjadi pada pertandingan terakhir fase grup. Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar.

‎Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mengejar Vietnam dan Singapura dalam perebutan tiket semifinal. Skuad Garuda akhirnya harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 pada fase grup.

‎Secara keseluruhan, Herdman telah memimpin Timnas Indonesia dalam delapan pertandingan. Rapor tersebut terdiri dari lima kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

‎Dalam delapan pertandingan tersebut, Timnas Indonesia mampu mencetak 17 gol. Sementara itu, gawang Skuad Garuda kebobolan enam kali.

‎Jika dihitung berdasarkan perolehan poin, Herdman mengantongi rata-rata dua poin dalam setiap pertandingan bersama Timnas Indonesia. Catatan tersebut menjadi gambaran perjalanan Herdman sejak dipercaya menangani Skuad Garuda pada awal tahun.

‎Meski memiliki catatan kemenangan yang cukup dominan, kegagalan membawa Indonesia lolos dari fase grup Piala AFF 2026 menjadi pekerjaan rumah bagi Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut kini dituntut segera menemukan solusi agar performa Timnas Indonesia kembali stabil pada agenda berikutnya.

‎Perjalanan Herdman bersama Timnas Indonesia pun masih berlanjut. Setelah kegagalan di Piala AFF 2026, Skuad Garuda akan menghadapi agenda internasional berikutnya dengan tekanan sekaligus ekspektasi yang lebih besar.

‎(igp/rda)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral