- x.com/TimnasIndonesia
Bung Towel Kritik Julukan 'The Professor' Thom Haye, Sebut Label Itu Belum Layak: Seolah-olah Semua Benar Sama Dia
tvOnenews.com - Julukan “The Professor” yang melekat pada gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, kini kembali menjadi perbincangan.
Pengamat sepak bola Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel menilai label tersebut terlalu tinggi jika disematkan kepada pemain Persib Bandung itu.
Menurut Bung Towel, penggunaan julukan “Profesor” dapat menimbulkan persepsi seolah-olah seluruh keputusan dan permainan Thom Haye selalu tepat.
- Instagram @thomhaye
Padahal, menurutnya, pemain berusia tersebut masih belum layak disejajarkan dengan sejumlah figur besar dalam sepak bola dunia yang memiliki rekam jejak dan pencapaian luar biasa.
“Kalau sekelas Thom Haye lalu profesor, menurut saya jadi keberatan, keberatan sama itu. Seolah-olah semua benar sama dia, kalau dia seperti profesor yang pada umumnya profesor dia ada di level atas Eropa dong, ini kan nggak,” ujar Bung Towel, dikutip dari unggahan akun Instagram @lingkar.sepakbola.
Bandingkan Thom Haye dengan Guardiola hingga Pirlo
Bung Towel kemudian menyebut beberapa nama yang menurutnya lebih pantas memperoleh julukan “Profesor” karena memiliki kemampuan serta pengalaman luar biasa di sepak bola.
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Salah satunya adalah mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Selain Wenger, Bung Towel juga menilai Pep Guardiola layak mendapatkan sebutan tersebut karena pencapaiannya sebagai pelatih.
“Buat saya profesor itu Arsene Wenger. Ya sekarang Guardiola dianggap profesor boleh dengan pencapaiannya,” kata Bung Towel.
Tidak hanya pelatih, Bung Towel juga memasukkan sejumlah legenda dan pemain kelas dunia dalam perbandingannya.
Nama Xavi Hernandez dan Andrea Pirlo disebut memiliki kualitas permainan yang membuat mereka pantas mendapat label maestro atau profesor.
Sementara itu, Kevin De Bruyne juga menjadi contoh pemain yang menurut Bung Towel memiliki kecerdasan sepak bola tinggi.
“Kalau pemain Kevin De Bruyne dengan passing yang bisa begitu, profesor. Xavi Hernandez, Andrea Pirlo, master maestro, ya bolehlah dianggap profesor,” tuturnya.
Pernyataan Bung Towel ini menjadi menarik karena ia ternyata pernah menjadi salah satu pihak yang memberikan julukan “The Professor” kepada Thom Haye.
- Instagram - Persib Bandung
Julukan tersebut muncul setelah penampilan impresif Thom Haye bersama Timnas Indonesia ketika menghadapi Filipina pada Juni 2024.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia berhasil mengalahkan Filipina dengan skor 2-0. Thom Haye menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol dan bahkan mencetak gol pembuka untuk Skuad Garuda.
Permainan Haye dalam mengatur lini tengah membuat Bung Towel memberikan apresiasi tinggi.
Saat itu, ia menilai Haye mampu memperlihatkan kecerdasan dalam mengontrol permainan sehingga kemudian muncul sebutan “The Professor”.
Kini, setelah lebih dari dua tahun berlalu, Bung Towel justru memberikan pandangan berbeda mengenai penggunaan julukan tersebut.
Perdebatan ini tentu tidak serta-merta menghapus kualitas Thom Haye sebagai salah satu gelandang penting Timnas Indonesia.
Pemain kelahiran Belanda tersebut tetap memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan menjadi salah satu opsi utama di lini tengah Skuad Garuda.
Namun, bagi Bung Towel, pemberian julukan kepada seorang pemain sebaiknya tetap mempertimbangkan pencapaian, konsistensi, serta level permainan yang telah ditunjukkan. (asl)