news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong..
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

Mantan Orang Dalam PSSI Bongkar Ketatnya Seleksi Shin Tae-yong, Dua Pemain Timnas Indonesia Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani mengungkap ketatnya proses seleksi pemain yang dilakukan Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia. Bahkan, dua nama.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:28 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani, mengungkap bagaimana Shin Tae-yong berperan dalam membentuk fondasi Timnas Indonesia saat ini, termasuk dalam proses seleksi pemain naturalisasi.

Meski sudah tidak lagi menangani skuad Garuda, kontribusi Shin Tae-yong masih menjadi sorotan. Pelatih asal Korea Selatan itu tidak hanya membawa perubahan dari sisi prestasi dan peringkat FIFA, tetapi juga melakukan regenerasi besar di tubuh Timnas Indonesia.

Proses regenerasi tersebut melahirkan sejumlah pemain yang kemudian menjadi bagian penting skuad Garuda, seperti Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, hingga Rizky Ridho.

Marselino Ferdinan dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram - Shin Tae-yong

Pada era Shin Tae-yong pula, Timnas Indonesia mulai diperkuat sejumlah pemain keturunan yang memiliki pengalaman sepak bola Eropa. Beberapa di antaranya adalah Justin Hubner, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks.

Pengaruh Shin Tae-yong bahkan disebut tidak berhenti di level senior. Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, pernah mengungkap bahwa dirinya mendapatkan banyak pelajaran dari Shin Tae-yong, termasuk ketika menghadapi Korea Selatan.

Indonesia U-17 secara mengejutkan mengalahkan Korea Selatan U-17 dengan skor 1-0 pada laga perdana Grup C Piala Asia U-17 2025, Jumat (4/4/2025).

"Pastinya saya belajar banyak dari beliau (Shin Tae-yong). Setelah mempelajari permainan Korea Selatan, saya mencoba menerapkan taktik yang sama yang pernah beliau lakukan," ujar Nova Arianto, Minggu (6/4/2025).

Nova sendiri bukan sosok asing bagi Shin Tae-yong. Ia pernah menjadi asisten pelatih Shin selama kurang lebih empat tahun ketika menangani Timnas Indonesia. Nova juga berada dalam tim ketika Indonesia U-23 berhasil mengalahkan Korea Selatan pada Piala Asia U-23 2024.

Hasani Abdulgani Ungkap Peran Shin Tae-yong

Hasani Abdulgani kemudian memberikan kesaksiannya mengenai keterlibatan Shin Tae-yong dalam pembentukan skuad Garuda, termasuk proses naturalisasi sejumlah pemain keturunan.

Menurutnya, sebagian besar pemain yang menjadi fondasi Timnas Indonesia saat ini merupakan hasil dari proses yang dibangun pada era Shin Tae-yong.

"Hampir 70-80 persen pemain timnas yang ada sekarang kan hasil karya dia, lokal. Termasuk awal-awal grade yang naturalisasi, Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Justin Hubner," ungkap Hasani saat hadir di podcast Bola Bung Binder.

Pernyataan tersebut kemudian membuat Bung Binder menanyakan lebih jauh mengenai keterlibatan Shin Tae-yong dalam proses naturalisasi pemain, mengingat Hasani berada di PSSI pada periode tersebut.

"Itu Shin Tae-yong yang benar-benar minta?" tanya Bung Binder.

Hasani pun membenarkan bahwa Shin Tae-yong memang memberikan rekomendasi terhadap sejumlah pemain yang dianggap sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia.

"Iya, Mees Hilgers dan Kevin Diks kan dia yang minta," ujarnya.

Selain Hilgers dan Diks, sejumlah pemain lain seperti Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan Jordi Amat juga masuk dalam proses naturalisasi pada periode tersebut.

Namun, tidak semua pemain langsung mendapatkan persetujuan. Hasani mengungkap bahwa Shin Tae-yong cukup ketat dalam menentukan pemain yang akan dipilih.

Mitchell Baker dan Thom Haye
Sumber :
  • tvOnenews-Julio Tri Saputra

Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen, misalnya, disebut sempat ditahan atau di-hold sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan bergabung dengan skuad Garuda.

"Nggak langsung di-approved, baru setelah itu dia terpilih," tuturnya.

Hasani kemudian mengenang bagaimana Shin Tae-yong melakukan proses seleksi dengan cukup ketat ketika dirinya masih berada di PSSI.

"Di era saya ngurus di-hold dulu, nama itu sudah masuk, saya ingat kok. Berarti begitu ketatnya cara dia menyeleksi," pungkasnya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:21
00:52
02:54
02:17
02:24
00:56

Viral