- REUTERS/Daniele
Cesc Fabregas Ternyata Pernah Pantau Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Dibawa ke Como, Tapi Batal Gara-gara Ini
Di sisi lain, status Como yang memiliki keterkaitan dengan pengusaha Indonesia juga membuat publik Tanah Air kerap mempertanyakan alasan klub tersebut belum banyak merekrut pemain Indonesia. Kurniawan menyebut terdapat faktor regulasi yang membuat perekrutan pemain dari luar Uni Eropa tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
"Yang pasti kalau setahu saya kalau enggak salah itu kuota pemain asing," ujarnya.
Pembatasan tersebut menjadi salah satu persoalan yang harus diperhitungkan Como ketika membangun skuad. Terlebih, pemain Indonesia masuk dalam kategori pemain non-Uni Eropa sehingga penggunaannya berkaitan dengan regulasi yang berlaku di Italia.
"Kuota pemain asing itu waktu itu ya waktu masih di Serie B kalau enggak salah kuota asing itu dari senior sampai ke junior itu akumulasi menjadi satu," jelasnya.
Menurut Kurniawan, penggunaan pemain asing di level tertentu dapat berpengaruh terhadap ruang yang tersedia untuk pemain asing lainnya. Karena itu, keputusan merekrut pemain harus mempertimbangkan kebutuhan skuad secara keseluruhan.
"Jadi kalau misalnya pemain asing ngambilnya junior berarti kuotanya senior sudah berkurang gitu kan," sambung Kurniawan.
Dengan kondisi tersebut, pemain Indonesia harus memiliki kualitas yang benar-benar dibutuhkan klub agar mampu bersaing mendapatkan tempat. Faktor teknis akhirnya menjadi sangat penting di samping persoalan regulasi.
"Nah Indonesia kan termasuk dihitungnya asing bukan Uni Eropa kan gitu kan iya," tuturnya. (fan)