- SC Heerenveen
Sakit Hati Sampai Ubun-ubun, Mees Hilgers Akui Tak Ingin Perpisahan Menyakitkan Bersama FC Twente
Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers bersama FC Twente akhirnya selesai setelah 15 tahun. Mees Hilgers resmi hengkang ke SC Heerenveen sejak diperkenalkan pada Senin (31/8/2026).
Kepindahan itu sekaligus mengakhiri saga panjang yang melibatkan Hilgers dan FC Twente dalam beberapa bulan terakhir.
Bek berusia 25 tahun tersebut meninggalkan klub yang membesarkan namanya setelah kontraknya sempat diperpanjang otomatis hingga pertengahan 2027.
Situasi tersebut membuat rencana Mees Hilgers untuk pergi dari FC Twente pada musim panas sempat berubah.
Hubungan kedua pihak kemudian semakin rumit setelah sang pemain tidak masuk skuad pertandingan dan sempat absen dari latihan pada awal musim.
Dilansir dari laman Fean Online, Mees Hilgers sendiri memilih tidak membuka seluruh detail persoalan yang terjadi dengan mantan klubnya.
Ia menegaskan ada alasan tertentu di balik keputusannya dan persoalan tersebut sebaiknya tetap menjadi urusan antara dirinya dengan FC Twente meski dia merasakan sakit hati atas kondisi tersebut.
"Itu adalah hal-hal yang terjadi antara saya dan klub. Pada saat itu mereka memahami mengapa saya tidak datang. Saya juga sudah membicarakannya dengan dokter perusahaan. Dia juga memahami seratus persen bahwa saya tidak perlu datang. Jadi, itu adalah sesuatu antara saya dan Twente," kata Mees Hilgers dikutip Rabu (2/9/2026).
Mees Hilgers juga enggan terjebak dalam perdebatan mengenai siapa yang paling bertanggung jawab atas konflik tersebut.
Pemain berposisi bek tengah itu justru ingin seluruh persoalan yang terjadi di Enschede segera ditinggalkan.
"Saya tidak berpikir begitu. Tetapi saya tidak akan menceritakan kisahnya. Saya ingin meninggalkannya di belakang saya. Orang-orang yang dekat dengan saya dan para pemain mengetahui cerita sebenarnya. Mungkin Anda harus bertanya kepada mereka," katanya.
Yang paling membuat Mees Hilgers kecewa ternyata bukan sekadar persoalan kontrak atau kepindahan klub.
Pemain yang telah berada di FC Twente sejak 2011 itu merasa sedih karena hubungan panjangnya dengan kota Enschede berakhir dalam situasi yang tidak diharapkan.
"Ini sungguh disayangkan. Sayang sekali setelah bertahun-tahun dan semua perasaan yang ada. Saya tinggal sendiri di sana sejak berusia 16 tahun, bersekolah di sana dan sebagian besar teman saya berasal dari Enschede," lanjutnya.