news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ethan Kohler, Pemain Keturunan Indonesia di MLS.
Sumber :
  • REUTERS/Dale Zanine-Imagn Images

Belum Dilirik Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Bali Ini Tak Tergantikan di MLS dan Bisa Jadi Opsi John Herdman

Timnas Indonesia terus membuka peluang menambah pemain keturunan untuk memperkuat skuad Garuda. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Ethan Kohler.
Senin, 28 September 2026 - 16:22 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia terus membuka peluang menambah pemain keturunan untuk memperkuat skuad Garuda. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Ethan Kohler.

Bek berdarah Bali dan Jerman itu kini menjadi bagian penting New England Revolution. Ia bahkan tampil nyaris tak tergantikan di kasta teratas Liga Amerika Serikat, Major League Soccer (MLS).

Kohler telah mencatat 24 penampilan sepanjang musim ini. Sebanyak 23 di antaranya dijalani sebagai starter untuk New England Revolution.

Catatan tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan klub kepada pemain kelahiran Campbell, California itu. Kohler mampu menjadi salah satu pilihan utama di lini belakang sepanjang musim.

Menariknya, nama Kohler belum menjadi bagian dari skuad senior Timnas Indonesia. Padahal, pemain berusia 21 tahun itu masih memiliki peluang membela Garuda.

Kohler sebelumnya lebih dulu memperkuat berbagai kelompok usia Timnas Amerika Serikat. Ia pernah mendapat panggilan untuk level U-19, U-20, hingga U-23.

Namun, Kohler belum mencatatkan penampilan bersama tim senior Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat peluangnya memperkuat Indonesia secara teori masih terbuka.

Pemain Keturunan Indonesia di Liga Amerika Serikat, Ethan Kohler
Sumber :
  • Reuters/Dale Zanine-Imagn Images

Kohler sendiri memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Nenek dari pihak ibunya diketahui lahir di Medan pada 3 Desember 1937.

Kedekatan dengan Indonesia juga sempat terlihat ketika Kohler mengunjungi Bali. Pulau tersebut merupakan tanah kelahiran sang ibu dan menjadi bagian dari perjalanan keluarganya.

Momen tersebut bahkan dibagikan Kohler melalui media sosial pribadinya. Unggahan itu kemudian memunculkan kembali pembicaraan mengenai peluangnya memperkuat Timnas Indonesia.

Jauh sebelum menjadi pemain MLS, Kohler menimba ilmu di akademi San Jose Earthquakes dan Oakland Roots. Perkembangannya kemudian membawanya ke Jerman.

Pada Juli 2023, Kohler bergabung dengan Werder Bremen U-19. Ia kemudian mendapat kesempatan bermain untuk tim cadangan klub tersebut.

Bersama Werder Bremen II, Kohler turut membantu tim menjuarai Bremenliga pada musim 2023/2024. Ia kemudian melanjutkan perjalanan kariernya dengan dipinjamkan ke SC Verl.

Saat memperkuat SC Verl sejak Juli 2025, Kohler mencatat dua gol dari sembilan penampilan. Setelah itu, ia melanjutkan karier bersama New England Revolution pada awal 2026.

Performa Kohler di MLS musim ini menjadi alasan lain untuk memperhatikan perkembangannya. Ia mampu menjaga posisi sebagai pemain reguler di lini belakang New England Revolution.

Pada laga terbaru melawan Real Salt Lake, Kohler kembali tampil selama 90 menit. Meski timnya kalah 0-3, ia tetap menunjukkan statistik individu yang cukup menonjol.

Dilansir dari fotmob.com, Kohler mendapatkan rating 7,1 dan menjadi pemain dengan nilai tertinggi kedua di timnya. Ia hanya berada di bawah bintang New England Revolution, Carles Gil.

Dalam pertandingan tersebut, Kohler mencatat 92 sentuhan bola. Akurasi umpannya juga mencapai 96 persen setelah menyelesaikan 71 dari 74 percobaan operan.

Ia juga menghasilkan dua umpan lambung akurat dan sembilan umpan menuju area sepertiga akhir pertahanan lawan. Kohler bahkan sempat melepaskan satu tembakan yang membentur tiang.

Performa defensifnya juga cukup solid. Kohler memenangkan empat dari lima duel udara dan mencatat enam kali recovery bola tanpa sekali pun kehilangan bola akibat dilewati lawan.

Konsistensi tersebut menunjukkan Kohler bukan sekadar pelapis di New England Revolution. Ia sudah berkembang menjadi salah satu pemain yang dipercaya mengisi lini belakang klub.

Dengan pengalaman di Amerika Serikat dan Jerman, Kohler memiliki profil yang menarik untuk diperhatikan. Apalagi, usianya masih 21 tahun dan peluang membela Timnas Indonesia belum sepenuhnya tertutup.

Jika PSSI benar-benar kembali mencari pemain keturunan untuk memperkuat skuad Garuda, nama Kohler layak masuk radar. Terlebih, John Herdman membutuhkan pemain yang mampu memberikan kedalaman di lini belakang.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:52
05:30
02:10
01:44
06:53
13:24

Viral