- tvOnenews-Ilham Giovani
John Herdman Tak Ragu Pasang Badan Bela Thom Haye Usai Kartu Merah Kontroversial: Pelanggaran Taktis yang Tepat Dilakukan
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih memasang badan dalam mengomentari kartu merah kontroversial Thom Haye. Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan murni taktik yang tepat dilakukan untuk menghentikan serangan lawan.
Seperti yang diketahui, Thom Haye menjadi sorotan tajam jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Pasalnya, pemain Persib Bandung itu harus absen usai diganjar kartu merah.
Kartu merah yang ia dapatkan ketika bermain imbang 0-0 kontra Malaysia pada Senin (28/9/2026) lalu. Dirinya harus diusir keluar lapangan pada menit ke-37 usai wasit meninjau Video Assistant Referee (VAR).
Meski banyak dinilai pelanggaran itu dianggap merugikan Timnas Indonesia, namun John Herdman memilih memasang badan untuk Thom Haye.
Herdman menilai bahwa pelanggaran yang dilakukan Thom Haye murni karena taktik. Menurutnya, anak asuhnya itu melakukannya demi menghentikan serangan dari Malaysia.
"Ya, sulit. Maksud saya, Thom sangat bersemangat. Dia orang yang penuh semangat, dan lihat, pada akhirnya dia melakukan pelanggaran taktis," ujar Herdman di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
"Kami tahu itu adalah pemain yang sangat berkualitas, dan dalam momen seperti itu, Anda harus melakukan pelanggaran taktis," tambahnya.
Lebih lanjut, pelatih asal Inggris tersebut menilai bahwa Thom Haye hanya menyentuh bagian kaki dari pemain Malaysia tanpa niatan melakukan tekel keras.
Namun, nasib buruk pun harus menimpa eks pemain Almere City tersebut setelah wasit menonton tayangan ulang melalui VAR. Pelanggaran yang awalnya hanya diganjar kartu kuning, berubah menjadi kartu merah langsung.
"Dia hanya mengenai lawan sedikit terlalu tinggi," kata eks pelatih Timnas Kanada di Piala Dunia 2022 tersebut.
"Sekali lagi, ketika situasinya diperiksa melalui VAR, lalu tayangannya diputar ulang dan dihentikan, diputar ulang dan dihentikan lagi, itu selalu terlihat lebih buruk," sambungnya.
John Herdman mengatakan bahwa Thom Haye sebenarnya tidak berniat untuk mencederai pemain Malaysia tersebut. Bahkan, ia menilai bahwa pelanggaran yang dilakukan merupakan sesuatu yang tepat.
"Tidak ada niat dari Thom untuk mencederai pemain tersebut. Itu adalah pelanggaran taktis, yang merupakan pelanggaran yang tepat untuk dilakukan," jelas John Herdman.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga pamungkas babak grup menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Ini menjadi laga hidup dan mati bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, hanya sang pemuncak klasemen masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final.
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi kedua. Meski memiliki angka yang sama dengan Malaysia, namun skuad Garuda masih kalah secara agregat atau selisih gol. (igp/hfp)