- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Timnas Indonesia Harus Cetak Banyak Gol Lawan Bangladesh, John Herdman Beri Kata-kata Berkelas
Jakarta, tvOnenews.com – Timnas Indonesia menghadapi situasi yang tidak mudah menjelang pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Bangladesh. Skuad Garuda wajib meraih kemenangan sembari berharap hasil pertandingan Malaysia kontra Singapura berpihak kepada mereka untuk menjaga peluang tampil di final.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, justru melihat kondisi tersebut dari sudut pandang berbeda. Menurutnya, tekanan yang mengharuskan Indonesia mencetak banyak gol dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih agresif.
"Saya pikir justru itulah bagian yang menarik. Maksud saya, mana yang lebih Anda pilih? Memasuki pertandingan dengan pola pikir untuk mencetak gol atau untuk tidak kebobolan?" ujar Herdman di PTIK, Rabu (30/9/2026).
John Herdman menegaskan bahwa peluang Indonesia masih terbuka karena nasib timnya belum sepenuhnya ditentukan oleh hasil pertandingan lain. Ia ingin para pemain membawa semangat dan intensitas yang mereka tunjukkan ketika bertahan menghadapi Malaysia ke dalam permainan menyerang saat melawan Bangladesh.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
"Jadi, saya pikir ada peluang besar bagi kami. Kami tahu apa yang harus kami lakukan, nasib ada di tangan kami sendiri," kata pelatih asal Inggris tersebut.
Situasi itu tidak terlepas dari hasil imbang 0-0 kontra Malaysia pada pertandingan kedua Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9/2026). Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye menerima kartu merah, sementara Malaysia kini berada di posisi teratas karena unggul selisih gol. ([FIFA][1])
Herdman pun menilai karakter skuadnya sudah cukup terbiasa menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi. Ia menyebut sejumlah pemain telah memiliki pengalaman tampil dalam pertandingan besar, termasuk ketika bermain di kompetisi Eropa.
"Maksud saya, tekanan bagi kelompok ini adalah sebuah keistimewaan. Itulah yang mereka hadapi setiap pekan," ucap Herdman.
Menurut Herdman, pekerjaan rumah terbesar Indonesia adalah menjaga konsistensi ritme permainan. Garuda harus mampu berganti dari fase bertahan ke menyerang dengan intensitas tinggi tanpa kehilangan identitas permainan yang sedang dibangun.
"Kami bisa tetap berada dalam pertandingan, kami bisa menunjukkan identitas menyerang, kami bisa menunjukkan identitas agresif dalam periode-periode tertentu," tutur Herdman.
Ia menyadari para pemain tidak mungkin mempertahankan intensitas maksimal sepanjang pertandingan. Karena itu, Herdman ingin timnya memahami kapan harus menurunkan tempo dan kapan kembali meningkatkan agresivitas untuk mengejar gol.
"Dan itulah yang sedang kami pelajari, ritme yang konstan dalam bermain di Indonesia dengan gaya yang lebih agresif dan proaktif," ujar Herdman.
Pertandingan Indonesia kontra Bangladesh akan berlangsung di SUGBK pada Kamis (1/10/2026) malam WIB. Pada saat yang sama, Malaysia akan menghadapi Singapura sehingga hasil kedua pertandingan tersebut akan menentukan persaingan menuju final FIFA ASEAN Cup 2026.