news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

John Herdman Siapkan Senjata Rahasia untuk Timnas Indonesia Jelang Laga Kontra Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang memainkan Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan saat menghadapi Bangladesh.
Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:02 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang memainkan Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan saat menghadapi Bangladesh. Keduanya berpotensi mendapatkan kesempatan dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

‎Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi penentuan bagi skuad Garuda dalam perburuan tiket menuju final.

‎Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan belum banyak mendapatkan kesempatan dalam dua pertandingan sebelumnya. Keduanya lebih sering menjadi pilihan dari bangku cadangan John Herdman.

‎Khusus Egy, pemain tersebut bahkan belum mendapatkan menit bermain sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, Rayhan sempat diturunkan selama sekitar 15 menit ketika Indonesia menghadapi Singapura.

Egy Maulana Vikri saat Dewa United Bantai Tainan City di AFC Challenge League
Sumber :
  • Dewa United

‎Namun, situasinya berpotensi berubah ketika skuad Garuda berhadapan dengan Bangladesh. Herdman mengakui Indonesia membutuhkan pemain dengan karakteristik seperti Egy dan Rayhan untuk menghadapi lawan yang kemungkinan bermain dengan pertahanan dalam.

‎Kemampuan keduanya dalam menciptakan peluang menjadi salah satu pertimbangan Herdman. Terlebih, Indonesia membutuhkan kemenangan sekaligus berusaha mencetak banyak gol pada pertandingan terakhir.

‎"Ketika pertandingan berjalan ketat dan lawan bertahan sangat dalam, Anda membutuhkan pemain seperti Egy yang bisa membuka ruang," ujar Herdman di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (30/9/2026). 

‎"Ini bukan hanya soal gol, tapi juga assist yang menjadi keunggulan pemain seperti Egy dan Rayhan," tambahnya. 

‎Pernyataan tersebut membuka peluang adanya perubahan komposisi pemain saat menghadapi Bangladesh. Herdman membutuhkan opsi yang mampu membongkar pertahanan lawan apabila pertandingan berlangsung ketat.

‎Meski demikian, Herdman belum memastikan apakah Egy ataupun Rayhan bakal dimainkan sejak menit pertama. Pelatih asal Inggris tersebut memiliki sejumlah pertimbangan sebelum menentukan susunan pemain terbaiknya.

‎Menurutnya, pemilihan pemain tidak hanya berdasarkan kebutuhan pada suatu pertandingan. Tim pelatih juga menggunakan analisis data hingga rekam jejak kontribusi setiap pemain sebagai bahan pertimbangan.

‎"Segala kemungkinan bisa terjadi. Ketika melihat hak prerogatif pelatih, kami juga mempertimbangkan analisis data, jumlah gol pemain per musim, posisi bermain, hingga kontribusi gol mereka dalam periode 12 bulan," kata Herdman. 

‎"Rekam jejak karier mereka berbicara sendiri. Jika Anda melihat berapa gol yang dicetak Luc Victory atau Joey Pelupessy, Anda mulai bertanya siapa para pencetak gol di tim ini," sambungnya. 

‎Herdman menilai Timnas Indonesia mempunyai cukup banyak pemain yang mampu memberikan kontribusi gol. Kemampuan tersebut bahkan tidak hanya dimiliki para pemain yang beroperasi di sektor penyerangan.

‎Sejumlah pemain bertahan skuad Garuda juga memiliki catatan produktivitas yang bisa dimanfaatkan. Herdman kemudian menjadikan Kevin Diks sebagai salah satu contoh pemain yang mempunyai kemampuan mencetak gol meski beroperasi di lini belakang.

‎"Lalu lihat juga tingkat kompetisi tempat mereka bermain. Kevin Diks misalnya, sudah mencetak 6 gol. Jadi kalau menggali fakta lebih dalam, hasilnya sangat memperlihatkan kapasitas mereka. Pemain-pemain tersebut sangat kreatif dan menyenangkan untuk ditonton," ucap Herdman.

‎Kebutuhan terhadap pemain kreatif menjadi semakin penting karena Indonesia sedang mengejar posisi teratas Grup A. Skuad Garuda mengoleksi empat poin dan masih berada di bawah Malaysia karena kalah selisih gol.

‎Situasi tersebut membuat Indonesia tidak cukup hanya memikirkan kemenangan ketika menghadapi Bangladesh. Jumlah gol juga berpotensi memainkan peranan penting dalam menentukan siapa yang akhirnya berhak melaju ke pertandingan final.

‎Kondisi itu pula yang membuat peluang Egy dan Rayhan mendapatkan kesempatan menjadi semakin terbuka. Kreativitas keduanya bisa menjadi salah satu alternatif Herdman apabila Indonesia kesulitan menembus pertahanan Bangladesh.

‎(igp/rda) 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral