news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Timnas Indonesia Lawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Beri Tanggapan Berkelas

Kevin Diks menilai Thailand sebagai tim bagus menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten Timnas Indonesia memilih fokus dan menikmati keberhasilan Garuda.
Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:19 WIB
Editor :

Ia menilai kebersamaan dan kemauan untuk saling mendukung menjadi bagian penting dari proses yang sedang dibangun bersama John Herdman.

“Iya saya rasa begitu. Ini adalah proses yang sedang kami jalani. Kami telah bekerja dengan pelatih John Herdman mengenai hal ini bahwa kami harus saling mendukung satu sama lain kapan pun,” kata Kevin Diks.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Menurut dia, semangat tersebut terlihat ketika Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama sekitar satu jam saat menghadapi Malaysia. 

Kondisi serupa kembali terlihat ketika Garuda dituntut mencetak banyak gol untuk mengamankan posisi puncak Grup A pada pertandingan terakhir.

“Dan saya rasa inilah momen-momen seperti itu. Seperti saat bermain dengan 10 pemain selama 60 menit (melawan Malaysia), sekarang kami berjuang melawan selisih gol,” ujar Kevin Diks.

Kevin Diks mengaku bangga melihat respons rekan-rekannya setelah melewati rangkaian pertandingan yang sangat padat. 

Timnas Indonesia Vs Bangladesh
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Ia menilai kondisi fisik dan mental para pemain benar-benar diuji karena Indonesia harus memainkan tiga pertandingan hanya dalam rentang sekitar enam hari.

“Dan saya bangga pada para pemain. Kami di babak pertama bermain sangat bagus. Tentu saja gol di mana kami kebobolan tidak menjadikan kami sempurna,” tuturnya.

“Tapi, berjuang sekeras itu setelah tiga pertandingan dalam enam hari atau enam setengah hari itu sangat sulit. Tapi, saya bangga pada para pemain,” lanjut kapten Timnas Indonesia tersebut.

Ketika ditanya apakah laga seharusnya bisa berjalan lebih mudah, Kevin Diks mengakui bahwa tekanan untuk terus mencetak gol membuat tim mengambil risiko lebih besar. 

Situasi tersebut akhirnya membuat lini belakang Indonesia meninggalkan sejumlah ruang yang bisa dimanfaatkan lawan.

“(Harusnya laga bisa berjalan lebih mudah bukan?) Iya, betul sekali. Tapi, saya pikir itu juga karena kita terus menekan, Anda tahu?” kata Kevin Diks.

“Kami terus menekan untuk memperlebar selisih gol dan akibatnya kita meninggalkan sedikit ruang kosong di lini belakang. Dan menurut saya, dengan kualitas yang biasanya kita miliki, hal itu seharusnya tidak terjadi,” sambungnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral