news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia Vs Bangladesh.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Justin Hubner Ungkap Kekacauan usai Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026, Sempat Mengira Malaysia yang Melaju

Justin Hubner mengungkap momen kacau usai Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh. Sempat bingung, Garuda mengira Malaysia yang lolos ke final saat itu.
Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:20 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner mengungkap situasi penuh kebingungan yang terjadi di kubu Garuda setelah kemenangan 9-2 atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Bahkan, para pemain sempat tidak mengetahui apakah hasil tersebut sudah cukup untuk membawa Indonesia ke final setelah melihat Malaysia juga merayakan hasil pertandingan mereka.

Pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026), memang berlangsung dalam tensi tinggi karena nasib Indonesia ditentukan bersamaan dengan laga Malaysia kontra Singapura. Garuda akhirnya menang 9-2, sedangkan Malaysia menghajar Singapura 6-0 dan kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin serta selisih gol +9. 

Namun, Indonesia akhirnya berhak memuncaki Grup A karena unggul dalam jumlah gol yang dicetak. Dua gol pada masa tambahan waktu menjadi penentu setelah Kevin Diks dan Mitchell Baker membuat skor akhir berubah menjadi 9-2, sekaligus mengirim pasukan John Herdman ke partai final. 

Situasi dramatis tersebut ternyata juga membuat para pemain Timnas Indonesia ikut kehilangan kepastian sesaat setelah pertandingan selesai. Justin Hubner mengaku dirinya dan rekan-rekannya belum mengetahui secara pasti posisi mereka di klasemen karena melihat para pemain Malaysia juga melakukan selebrasi.

Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

"Ya kami tidak tahu apakah kami sudah menang atau apakah kami lolos, dan saya melihat Malaysia juga merayakannya setelah pertandingan," ujar Justin Hubner setelah pertandingan.

"Jadi kami sempat berpikir mungkin mereka yang masuk ke final," lanjutnya.

Pada akhirnya, hitung-hitungan jumlah gol membuat Indonesia mampu membalikkan keadaan secara dramatis. Dalam laga itu, Garuda membutuhkan dua gol tambahan pada masa injury time untuk melewati Malaysia dalam jumlah gol yang dicetak, dan dua gol tersebut akhirnya lahir lewat Diks serta Baker. 

"Tapi pada akhirnya, negara terbaik di turnamen inilah yang melaju ke final," ujarnya.

Hubner sendiri ikut menjadi bagian penting dari malam dramatis tersebut setelah mencetak satu gol untuk Timnas Indonesia. Bek berusia 23 tahun itu membobol gawang Bangladesh pada menit ke-45+1 untuk membawa Indonesia unggul 6-1 hingga jeda pertandingan. 

Timnas Indonesia Vs Bangladesh
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Selain persoalan klasemen, Hubner juga menceritakan bagaimana para pemain Timnas Indonesia menghadapi tekanan luar biasa di pengujung laga. Saat pertandingan memasuki menit-menit terakhir, Garuda tidak lagi memiliki banyak pilihan selain terus mengejar gol untuk memastikan tiket final.

"Ya, jujur saja, kami semua hanya berlari ke depan," katanya.

Pengejaran tersebut dilakukan ketika waktu normal hampir berakhir dan kondisi pertandingan terus berubah secara cepat. Indonesia sempat mencetak gol ketujuh melalui Luke Vickery pada menit ke-90, tetapi Bangladesh kemudian membalas sehingga skor menjadi 7-2 dan membuat kebutuhan Garuda semakin berat. 

"Di menit-menit terakhir pertandingan, kami cuma fokus untuk mencetak gol," ucapnya.

Timnas Indonesia Vs Bangladesh
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Kondisi itu membuat permainan Timnas Indonesia praktis berorientasi penuh pada serangan. Perhitungan di klasemen mengharuskan Garuda mencetak dua gol tambahan setelah Malaysia memastikan kemenangan 6-0 atas Singapura. 

"Hanya itu yang kami lakukan," katanya.

Hubner menyebut para pemain tidak lagi memikirkan pola yang rumit ketika tekanan mencapai puncaknya. Menurutnya, yang ada dalam benak para pemain hanyalah bagaimana bola bisa segera dibawa mendekati pertahanan lawan dan menghasilkan gol.

"Kami sudah tidak punya rencana rumit lagi, intinya cuma bawa bola ke depan dan cetak gol," ucapnya.

Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil yang diharapkan. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-96 sebelum Mitchell Baker menutup pesta dengan gol kelima pribadinya pada menit ke-97, sehingga Indonesia berhasil mengungguli Malaysia dalam jumlah gol yang dicetak. 

"Dan itulah yang kami lakukan," ucapnya.

Kemenangan tersebut sekaligus membuat Timnas Indonesia menuntaskan fase grup dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Garuda kini melanjutkan perjalanan ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati laga yang oleh FIFA juga digambarkan sebagai malam luar biasa dan penuh drama. 

"Seperti yang saya bilang tadi, negara terbaik kini ada di final," pungkasnya. (fan)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral