- PSSI
Timnas Putri Indonesia U-17 Bidik Juara Grup Piala Asia U-17 2027 di Singapura, Erick Thohir Kirim Pesan Khusus
PSSI kemudian melakukan seleksi ulang dengan menggabungkan pemain dari dua tim yang tampil pada Merdeka Cup, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Sebanyak 46 pemain sebelumnya masuk dalam pemantauan tim pelatih.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 pemain akhirnya dipilih untuk dibawa ke Singapura. Dua pemain diaspora, Anya Gabriella dan Keisya Bulgamin, juga termasuk dalam skuad.
Ketua Komite Sepak Bola Wanita PSSI Vivin Sungkono mengatakan kesinambungan program latihan menjadi salah satu modal penting Indonesia menghadapi kualifikasi.
“Setelah tampil di final Merdeka Cup, Agustus lalu di Kudus, Jateng, tim hanya beristirahat satu minggu dan dilanjutkan TC ke ajang di Singapura ini. Jadi persiapannya sudah matang,” ujar Vivin.
Menurut Vivin, proses seleksi kembali dilakukan untuk mendapatkan komposisi terbaik. Pemain dari Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara kembali disaring sebelum skuad final ditentukan.
“Kami menyeleksi ulang, dengan memadukan dua tim yang berlaga di Merdeka Cup lalu, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Dari 46 pemain kini menjadi 26 pemain yang dibawa, termasuk dua diaspora, Anya Gabriella dan Keisya Bulgamin,” katanya.
PSSI menargetkan Timnas Putri U-17 Indonesia menempati posisi pertama Grup B. Singapura dinilai menjadi salah satu lawan yang harus paling diwaspadai karena memiliki keuntungan sebagai tuan rumah.
Selain itu, Singapura pernah mengalahkan Putri Nusantara ketika tampil di Merdeka Cup 2026. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi Garuda Pertiwi sebelum kedua tim bertemu pada pertandingan terakhir grup.
“Target juara grup agar lolos ke putaran final karena dari lawan-lawan di Grup B, Singapura, tuan rumah, yang tergolong berat ketimbang Bahrain dan Arab Saudi. Saat di Merdeka Cup lalu, Singapura mengalahkan Putri Nusantara. Jadi kita harus antisipasi, ” ujar Vivin.
Meski demikian, PSSI meminta para pemain tidak hanya memusatkan perhatian kepada Singapura. Bahrain dan Arab Saudi tetap harus dihadapi dengan fokus penuh karena format kompetisi hanya menggunakan sistem satu putaran.
Timnas Putri Indonesia U-17 akan membuka perjalanan melawan Bahrain pada Senin, 5 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB atau 17.00 waktu Singapura. Tiga hari berselang, Garuda Pertiwi menghadapi Arab Saudi pada Kamis, 8 Oktober 2026 di waktu yang sama.