- tvonenews.com - Ilham Giovani
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Thailand Menurut Media Vietnam: Garuda Cuma Bisa Menang Tipis?
tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan puncak FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Thailand pada final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pertandingan Indonesia vs Thailand dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WIB.
Indonesia melaju ke final setelah keluar sebagai juara Grup A secara dramatis. Sementara itu, Thailand memastikan posisi teratas Grup B setelah mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan.
Menjelang pertandingan puncak tersebut, media Vietnam ikut memberikan prediksi mengenai jalannya laga.
Media Vietnam menilai faktor kandang bisa memberikan pengaruh besar bagi Timnas Indonesia.
- Instagram @timnasindonesia
Garuda akan bermain di hadapan puluhan ribu pendukung yang memenuhi SUGBK. Situasi tersebut dianggap dapat menjadi energi tambahan bagi pemain Indonesia untuk menekan Thailand sejak menit pertama.
"Keuntungan bermain di kandang sendiri di Stadion Gelora Bung Karno, dengan lebih dari 70.000 penonton, akan menciptakan tekanan yang sangat besar bagi tim tamu mana pun. Indonesia sudah familiar dengan lapangan dan ritme penonton di sini," tulis Soha.vn.
"Jika Indonesia proaktif menyerang dan menekan sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer yang padat di Jakarta akan memberi mereka energi untuk mencekik lawan," kanjut media tersebut.
Dengan pertimbangan tersebut, media Vietnam memprediksi pertandingan berjalan ketat dan Indonesia mampu mengamankan kemenangan dengan skor 1-0.
Namun, analisis tersebut juga memberikan peringatan kepada Garuda agar tidak terlena dengan kemenangan besar atas Bangladesh.
Indonesia memang datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Bangladesh 9-2.
Mitchell Baker menjadi bintang utama dengan mencetak lima gol. Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery dan Kevin Diks juga ikut menyumbangkan gol.
Hasil itu membuat Indonesia finis sebagai juara Grup A dengan tujuh poin, unggul produktivitas gol atas Malaysia.
Namun, media Vietnam menilai Thailand memiliki karakter permainan yang berbeda.
"Namun, Thailand berada di level yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan Bangladesh atau Malaysia. "Gajah Perang" melaju ke final dengan strategi yang lebih terencana dan tanpa ampun," tulis Soha.vn lagi.
Penilaian tersebut tidak lepas dari perjalanan Thailand di Grup B.
Thailand membuka turnamen dengan kemenangan telak 4-0 atas Pakistan. Setelah itu, Gajah Perang mengalahkan Vietnam 2-0 untuk memastikan tiket ke final lebih cepat.
Thailand kemudian kalah 1-2 dari Filipina pada pertandingan terakhir. Kekalahan tersebut tidak mengubah posisi mereka sebagai juara Grup B.
Media Vietnam menilai ketenangan dalam mengelola pertandingan menjadi salah satu senjata Thailand.
"Ketenangan Thailand di final dan kemampuan mereka mengendalikan permainan adalah senjata terkuat mereka."
Indonesia tentu harus berhati-hati dengan pola tersebut.
Garuda kemungkinan akan lebih banyak mengambil inisiatif karena bermain di kandang. Namun, semakin tinggi garis pertahanan Indonesia, semakin besar pula ruang yang bisa dimanfaatkan Thailand ketika melakukan serangan balik.
Media Vietnam secara khusus menempatkan pertarungan lini tengah sebagai salah satu faktor yang dapat menentukan hasil pertandingan.
"Pertarungan di lini tengah akan menentukan hasil pertandingan. Jika Indonesia mengontrol lini tengah dengan baik, mereka akan mempertahankan tempo serangan yang konstan."
Namun, Thailand dinilai bisa mendapatkan keuntungan jika mampu keluar dari tekanan Indonesia.
"Sebaliknya, jika Thailand berhasil lolos dari tekanan, tim tamu akan memiliki banyak celah yang terbuka di belakang garis pertahanan tinggi Indonesia."
Analisis tersebut cukup relevan jika melihat gaya permainan Indonesia sepanjang fase grup.
John Herdman mengandalkan permainan agresif dan tekanan tinggi untuk menguasai pertandingan. Garuda juga menunjukkan produktivitas tinggi dengan mencetak 11 gol dalam tiga pertandingan.
Indonesia juga mendapatkan tambahan kekuatan karena Thom Haye dapat kembali bermain setelah menjalani hukuman akibat kartu merah.
Kembalinya gelandang tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat membantu Indonesia menghadapi lini tengah Thailand.
Media Vietnam menilai peran Haye cukup penting karena karakter permainannya berbeda dari Joey Pelupessy.
Haye memiliki kemampuan mengatur tempo, mengalirkan bola dan memberikan umpan progresif dari lini tengah.
Dalam pertandingan yang diprediksi berjalan ketat, kemampuan tersebut dapat menjadi pembeda.
Nama Mitchell Baker tentu tidak bisa dilepaskan dari perjalanan Indonesia menuju final.
Penyerang tersebut mencetak lima gol dalam kemenangan 9-2 atas Bangladesh. Lima gol Baker bahkan membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia di fase grup.
Prediksi kemenangan 1-0 untuk Indonesia tentu tidak bisa dilepaskan dari sejarah pertemuan kedua negara.
Dalam 35 pertemuan terakhir di berbagai kompetisi, Thailand tercatat menang 19 kali, sedangkan Indonesia meraih 13 kemenangan. Tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.
Dalam 10 pertemuan terakhir, Thailand juga masih memiliki catatan lebih baik dengan lima kemenangan. Indonesia hanya dua kali menang dan tiga pertandingan berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Piala AFF 2022. Saat itu Indonesia dan Thailand bermain imbang 1-1.
Meski demikian, sejarah tidak otomatis menentukan hasil final malam ini.
Indonesia memiliki catatan positif ketika menghadapi Thailand di kandang. Dari 14 pertemuan kandang melawan Thailand, Indonesia meraih tujuh kemenangan, dua hasil imbang dan lima kekalahan.
Ada satu statistik yang membuat final kali ini menarik.
Indonesia belum terkalahkan sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026.
Garuda menang 2-0 atas Singapura, bermain imbang 0-0 melawan Malaysia, kemudian menghancurkan Bangladesh 9-2.
Sementara itu, Thailand memiliki dua kemenangan dan satu kekalahan.
Thailand menang 4-0 atas Pakistan dan 2-0 atas Vietnam sebelum kalah 1-2 dari Filipina. Namun, kekalahan tersebut terjadi setelah mereka lebih dahulu memastikan tempat di final.
Dari sisi produktivitas, Indonesia juga lebih tajam dengan 11 gol dalam tiga laga, sedangkan Thailand mencetak tujuh gol.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi pertandingan pamungkas kedua tim dalam turnamen edisi perdana tersebut.
Bahkan, seluruh 67.000 tiket final dilaporkan telah terjual habis pada hari pertandingan.
(tsy)