news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Skuad Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia kurang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:13 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia belum punya kualitas yang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.

Skuad Garuda berada dalam euforia usai FIFA ASEAN Cup 2026 karena berhasil keluar sebagai juara. Tim asuhan John Herdman sukses merengkuh trofi pertama di ajang resmi sepanjang sejarah Timnas Indonesia.

Mereka mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2. Emil Audero menjadi pahlawan dalam sesi tos-tosan, selagi Dean James dan Elkan Baggott menjadi pencetak gol yang memaksa duel berakhir 2-2 dalam 120 menit.

Meski berada dalam euforia, fokus John Herdman dan Timnas Indonesia harus segera dikembalikan untuk Piala Asia 2027. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sendiri telah mengakui akan melakukan evaluasi setelah turnamen ini, demi menyambut Piala Asia 2027.

Bung Towel menyampaikan pandangannya mengenai kualitas Timnas Indonesia. Dia mengatakan bahwa masih ada kekurangan di lini depan dan menekankan bahwa skuad Garuda belum punya skuad yang sempurna untuk Piala Asia 2027.

“Tim ini tentu belum sempurna untuk Piala Asia karena tantangannya lebih berat. Cuma satu hal buat gue sih opsi di lini depan yang masih kurang,” kata Bung Towel dalam program podcast One Corner tvOne.

Performa Ragnar Oratmangoen menjadi sorotan. Meskipun memperlihatkan perkembangan, Herdman dinilai telat menarik keluar sang penyerang Persib Bandung yang mengalami kebuntuan melawan Thailand.

“Contoh, Ragnar itu seperti stuck ya mainnya. Saya gak bilang jelek ya, di Timnas ini juga ada progres dari [laga kontra] Singapura hingga final, ya ada, lah. Tapi ya itu tadi, babak pertama, menit 50, 60, bahkan semalam sih menurut gue agak telat, dia ditarik menit ke-64,” katanya.

“Jadi waktu yang diberikan sudah cukup lama tuh, sudah hampir 20 menit di babak kedua. Seharusnya sih dia bisa ditarik lebih cepat daripada itu, tapi biarlah itu urusan pelatih,” tambahnya.

Bung Towel menekankan bahwa Timnas Indonesia kekurangan opsi di lini serang. Kebuntuan baru terpecahkan setelah Egy Maulana Vikri masuk ke lapangan, selagi opsi lainnya hanyalah Rayhan Hannan dan Rizky Eka Pratama, yang minim jam terbang.

“Cuma poin gue adalah opsinya sedikit. Egy [Maulana Vikri] bisa dengan mungkin jam terbang yang lebih banyak dibandingkan Rayhan Hannan, dibandingkan Rizky Eka Pratama. Tetapi dua pemain ini adalah dua pemain potensial, cuma persoalannya begitu masuk FIFA ASEAN, memang dia belum bisa menampilkan diri sehebat yang ditampilkan di klub,” tambahnya.

Dia mengajak para pemain lainnya, seperti Beckham Putra dan Saddil Ramdani untuk menunjukkan kualitas. Selain itu, Herdman juga perlu memperhatikan para pemain lain yang tampil di kancah Super League.

“Nah maksud gue, step up-lah mereka, beranilah mereka, tunjukkanlah kualitas mereka karena memang lini depan Indonesia butuh bantuan. Bukan cuma Rayhan atau Rizky Eka, tapi juga buat Beckham, Saddil Ramdani, ayo compete, sama pemain-pemain itu, sama Luke Vickery, sama Thom Haye dan sebagainya,” tandasnya.

“Kenapa? Supaya John Herdman bisa melihat sisi itu karena itu pun akan menjadi prestasi, pencapaian John Herdman kalau dia bisa lihat itu,” sambungnya. (rda)

 
 
 
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral