- tvonenews.com - Ilham Giovani
Kata-kata Jujur Luke Vickery Soal Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Sebut Lebih Gila dari Eropa dan Inggris
Jakarta, tvOnenews.com - Pengalaman pertama Luke Vickery bersama Timnas Indonesia meninggalkan kesan yang sulit dilupakan, terutama setelah melihat langsung besarnya fanatisme pendukung skuad Garuda. Pemain Macarthur FC itu bahkan membandingkan atmosfer sepak bola Indonesia dengan Eropa dan Liga Inggris.
Luke Vickery menjadi bagian dari skuad asuhan John Herdman yang sukses mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga berakhirnya babak tambahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Bukan hanya trofi yang membuat Vickery terkesan selama berada di Indonesia, melainkan antusiasme luar biasa dari para pendukung Timnas Indonesia. Dalam wawancara yang diunggah melalui Instagram A-Leagues, winger berusia 20 tahun tersebut mengaku belum pernah mengalami pemandangan serupa sebelumnya.
"Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," ujar Luke Vickery dikutip pada Rabu (7/10/2026).
- tvonenews.com - Ilham Giovani
"Sejujurnya ini mungkin lebih gila daripada Eropa, seperti yang orang-orang selalu lihat di Liga Premier dan para penggemar mereka yang pergi, pergi ke sana," lanjutnya.
Pemandangan di sekitar stadion rupanya menjadi salah satu hal yang paling mengejutkan bagi pemain kelahiran Kailua, Hawaii tersebut. Besarnya keinginan masyarakat untuk menyaksikan Timnas Indonesia secara langsung membuat Vickery semakin memahami betapa sepak bola memiliki tempat khusus bagi publik Tanah Air.
"Ini gila. Seperti ada orang-orang yang mencoba merobohkan pagar untuk masuk ke stadion," katanya.
"Sungguh istimewa bisa mewakili um, orang sebanyak itu," sambungnya.
Fanatisme tersebut memang sudah dirasakan Vickery bahkan sebelum dirinya resmi memperkuat Indonesia di level senior. Saat tampil bersama Australia U-19 di Indonesia pada 2024, ia pernah dibuat terpukau karena pertandingan kelompok umur saja mampu menarik puluhan ribu penonton.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Namun, perjalanannya bersama skuad Garuda kali ini mempunyai makna lebih personal karena berkaitan dengan akar keluarganya. Vickery memiliki darah Indonesia dari nenek di garis ibu yang lahir di Medan, Sumatera Utara, sebelum sang pemain akhirnya resmi mengambil sumpah sebagai WNI pada 16 Juli 2026.
"Sangat seperti momen yang kembali ke asal bagi keluarga saya. Nenek saya lahir di sana dan ibunya juga lahir di sana," ujar Vickery.
"Segera setelah saya berlatih bersama tim dan bertemu semua staf, saya langsung tahu bahwa ini adalah keputusan yang tepat," pungkasnya.
Keputusan tersebut kemudian berbuah manis hanya beberapa bulan setelah proses perpindahan kewarganegaraannya selesai. Vickery langsung mendapatkan kepercayaan John Herdman dan menjadi salah satu pemain yang cukup sering dimainkan selama perjalanan Indonesia menuju tangga juara.
Vickery membuat debut kompetitifnya bersama Garuda ketika Indonesia menghadapi Singapura pada fase grup dan langsung menyumbangkan assist. Ia kemudian mencetak gol ketika Timnas Indonesia menang telak atas Bangladesh sebelum kembali dipercaya menjadi starter pada laga final menghadapi Thailand. (fan)