- Instagram Demiane Agustien
Profil Demiane Agustien: Gelandang Arsenal U-21 yang Bisa Bermain di Tiga Posisi, Berpeluang Memperkuat Timnas Indonesia?
"Prinsip yang tidak berubah dari proses naturalisasi sebelumnya hanya akan dilakukan untuk pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia," imbuhnya.
Meski demikian, belum ada kepastian mengenai jadwal penyelesaian proses tersebut. PSSI juga belum mengumumkan secara resmi tahapan naturalisasi Agustien ataupun keputusan sang pemain untuk membela Indonesia.
Gelandang Serbabisa, Bisa Bermain di Tiga Posisi
Agustien memiliki fleksibilitas yang menjadi salah satu daya tariknya. Pemain muda ini dapat beroperasi sebagai gelandang tengah, gelandang serang, hingga penyerang sayap kiri.
Kemampuan tersebut berpotensi memberikan pilihan tambahan bagi pelatih Timnas Indonesia jika proses pendekatan benar-benar berlanjut. Dalam sepak bola modern, pemain yang mampu menjalankan beberapa peran dapat membantu tim menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan pertandingan.
Perjalanan Agustien di Inggris dimulai dari akademi West Bromwich Albion pada 2023. Setahun kemudian, dia pindah ke Derby County untuk memperkuat tim U-18. Pada Juli 2025, dia bergabung dengan Arsenal dan melanjutkan perkembangannya bersama tim U-21.
Kesempatan berlatih bersama skuad senior Arsenal menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya. Namun, hal tersebut tidak otomatis menjadikannya pemain reguler tim utama. Konsistensi dan perkembangan kemampuan tetap menjadi faktor penting untuk membuka kesempatan tampil di level senior.
Pernah Membela Curacao dan Belanda, Bagaimana Peluangnya ke Timnas Indonesia?
Agustien memiliki latar belakang keluarga yang terhubung dengan Indonesia, Mesir, dan Curacao. Ayahnya, Kemy Agustien, merupakan mantan pesepak bola yang pernah membela tim nasional Belanda kelompok umur sebelum memperkuat tim nasional senior Curacao.
Di level internasional usia muda, Demiane pernah tampil bersama Curacao U-17 pada 2023 dengan catatan tiga penampilan. Setelah itu, dia mendapat panggilan ke tim nasional kelompok umur Belanda dan tercatat membukukan sembilan penampilan bersama tim kelompok umur negara tersebut, termasuk U-18 dan U-19.
Pengalaman internasional itu membuat peluangnya memperkuat Indonesia perlu diperiksa berdasarkan regulasi FIFA. Garis keturunan tidak otomatis menjamin kelayakan membela tim nasional.
Status kewarganegaraan, riwayat penampilan internasional, serta ketentuan perpindahan asosiasi jika diperlukan harus dipastikan terlebih dahulu.