- PSSI
Menyesal Tak Bela Timnas Indonesia, Eks Juara Kasta Teratas Eropa Ini Terbayang Ketenaran yang Didapat Jika Perkuat Garuda
Menurut Nainggolan, popularitas pemain bisa menjadi modal berharga setelah karier profesional berakhir. Sorotan publik dan citra yang terbentuk selama bermain dapat membuka peluang pada masa depan.
"Ketenaran di sana, gembar-gembornya, untuk citra Anda, Anda juga dapat menggunakannya untuk masa depan ketika Anda berhenti bermain," ujarnya.
Kini, pada usia 38 tahun, Nainggolan mengaku memandang perjalanan kariernya secara berbeda. Ia turut menyinggung akhir karier internasionalnya bersama Belgia di bawah pelatih Roberto Martinez.
"Saat itu, saya tidak memikirkan hal itu, tetapi sekarang saya berusia 38 tahun, saya melihat hal-hal secara berbeda," ujarnya.
Nainggolan kemudian membayangkan kemungkinan memiliki karier internasional yang lebih panjang jika memilih Indonesia. Ia merasa bisa saja membela skuad Garuda selama 15 tahun.
"Terutama ketika saya melihat karier internasional saya di sini dan bagaimana berakhirnya di bawah (Roberto) Martinez. Saya bisa saja memiliki karier selama lima belas tahun sebagai pemain internasional Indonesia," tutupnya.
(sub)