- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Agenda Timnas Indonesia Lawan Tim Timur Tengah Berpotensi Batal, Mimpi Bangladesh Buat Rematch di FIFA Matchday Bisa Terwujud?
Jakarta, tvOnenews.com - Agenda uji coba Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November mendatang terancam berubah. Situasi keamanan di Timur Tengah membuat PSSI mulai menyiapkan alternatif lawan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan pihaknya harus mempertimbangkan faktor keamanan sebelum memastikan pertandingan. Jika situasi tidak memungkinkan, skuad Garuda akan mencari lawan dari negara lain.
"Kalau kondisi ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain," ujar Erick dalam konferensi pers di Jakarta.
Sebelumnya, PSSI telah menjalin komunikasi dengan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Namun, perkembangan situasi membuat federasi perlu menyiapkan opsi lain untuk menjaga agenda pertandingan internasional.
Erick juga menyebut Australia dan Korea Selatan sebagai negara yang jadwalnya berpotensi berkaitan dengan rencana tersebut. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai calon lawan pengganti Timnas Indonesia.
Dalam FIFA Matchday kali ini, Timnas Indonesia memprioritaskan pertandingan tandang. Pelatih John Herdman ingin para pemain merasakan langsung tantangan bermain di luar negeri sebelum menghadapi turnamen besar.
Persiapan itu berkaitan dengan target Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027. Pengalaman menghadapi kondisi berbeda diharapkan membantu pemain beradaptasi dengan atmosfer stadion, cuaca, perjalanan, dan logistik pertandingan.
"Coach John ingin tim mulai merasakan atmosfer, udara, dan lain-lainlah, termasuk logistik dan perjalanan, kan itu mesti dicoba semua," kata Erick.
Di tengah ketidakpastian tersebut, peluang menghadapi Bangladesh kembali menjadi perhatian. Federasi sepak bola negara Asia Selatan itu dikabarkan ingin menggelar pertandingan ulang melawan skuad Garuda.
Keinginan tersebut muncul setelah Bangladesh mengalami kekalahan telak 2-9 dari Indonesia. Hasil itu terjadi pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dalam pertandingan tersebut, Mitchell Baker mencetak lima gol untuk Timnas Indonesia. Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks turut menyumbangkan gol dalam kemenangan skuad asuhan John Herdman.
Kekalahan itu menjadi pengalaman pahit bagi Bangladesh. Namun, mereka dikabarkan masih berambisi menghadapi Indonesia kembali melalui pertandingan persahabatan.
Media olahraga Bangladesh, Kickfootbd, melaporkan bahwa federasi sepak bola negara tersebut tengah merencanakan laga uji coba melawan skuad Garuda. Pertandingan itu disebut bisa digelar di kandang Bangladesh atau di tempat netral.
"Bangladesh berencana memainkan pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia—baik di kandang maupun di tempat netral—dalam waktu dekat untuk membalas kekalahan telak mereka di ajang FIFA ASEAN Cup," tulis Kickfootbd.
Laporan tersebut juga menyebut rencana pertandingan itu diumumkan oleh Presiden Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF), Tabith Awal. Meski demikian, jadwal dan kepastian pelaksanaannya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Jika agenda melawan tim Timur Tengah batal, Bangladesh berpotensi menjadi salah satu alternatif lawan Timnas Indonesia. Namun, PSSI tetap perlu mempertimbangkan kesesuaian jadwal, kesiapan kedua federasi, serta kebutuhan teknis tim.
Bagi Bangladesh, pertandingan ulang bisa menjadi kesempatan memperbaiki hasil pertemuan sebelumnya. Sementara itu, Timnas Indonesia dapat memanfaatkan laga tandang untuk menguji kesiapan pemain sekaligus mengumpulkan poin peringkat FIFA jika pertandingan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Hingga ada pengumuman resmi dari PSSI dan federasi calon lawan, peluang rematch Indonesia kontra Bangladesh masih sebatas kemungkinan. Kepastian agenda FIFA Matchday November akan bergantung pada hasil komunikasi antarfederasi dan kondisi keamanan di negara tujuan.
(sub)