- instagram.com/timnasindonesia
Di Depan Media Australia, Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Socceroos
Jakarta, tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Mathew Baker, mengungkap alasan di balik keputusannya membela skuad Garuda ketimbang Australia. Pemain berusia 17 tahun itu bahkan secara terbuka mengaku memiliki ambisi besar untuk mengalahkan negara kelahirannya sendiri.
Pernyataan menarik tersebut disampaikan Mathew Baker dalam wawancara bersama media Australia, ABC Asia. Dalam kesempatan itu, Baker ditanya mengenai keputusannya memperkuat Timnas Indonesia meskipun memiliki hubungan erat dengan Australia.
"Saya memiliki identitas dari kedua sisi dan saya sangat, sangat mencintai kedua negara," ujar Baker dikutip dari ABC Asia, Sabtu (17/10/2026).
Namun, situasinya berbeda ketika ia mengenakan seragam Timnas Indonesia dan harus menghadapi Australia di lapangan.
- ANTARA FOTO/Fauzan/YU
"Tapi kemudian di lapangan ketika kami melawan Australia, saya sangat ingin mengalahkan mereka, Anda tahu maksud saya?"
Baker mengakui bahwa dirinya masih menyimpan keinginan besar untuk meraih kemenangan atas Australia bersama skuad Garuda.
"Saya belum memiliki kesempatan untuk melakukannya, tapi, Anda tahu, mungkin di masa depan kami akan melakukannya."
Meskipun lahir dan mengembangkan karier sepak bolanya di Australia, ia tetap ingin memberikan kemampuan terbaiknya untuk Merah Putih. Baker sebenarnya pernah merasakan langsung pertandingan menghadapi negara kelahirannya ketika membela Timnas Indonesia U-16.
- Instagram @vidiosports
Momen tersebut terjadi pada semifinal Piala AFF U-16 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Sayangnya, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 3-5 dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut.
Kekalahan itu menjadi pengalaman emosional bagi Baker yang saat itu masih berusia 15 tahun. Ia bahkan sempat menangis setelah gagal mengantarkan skuad Garuda Muda melangkah ke pertandingan final.
Di sisi lain, perjalanan internasional Baker bersama Indonesia juga sempat menjadi perhatian Federasi Sepak Bola Australia. Namanya pernah masuk dalam daftar pemain yang dipanggil mengikuti agenda Australia U-17 pada Juli 2024.
Namun, Baker akhirnya tetap berkomitmen melanjutkan perjalanan karier internasionalnya bersama Timnas Indonesia. Keputusan tersebut membuatnya terus mendapatkan kesempatan berkembang bersama kelompok usia skuad Garuda.
Pemain kelahiran Melbourne pada 13 Mei 2009 itu diketahui memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Sementara itu, ayahnya berasal dari Australia sehingga Baker tumbuh dengan kedekatan terhadap kedua negara.
Perjalanan karier internasionalnya semakin berkembang pesat setelah mendapatkan kesempatan menembus Timnas Indonesia senior. Baker mencatatkan debut menghadapi Oman pada Juni 2026 dan menjadi pemain termuda yang pernah tampil bersama skuad Garuda. (fan)