- Kita Garuda
Batal Lawan Yordania, Timnas Indonesia Bidik Negara Ranking 153 FIFA Ini untuk Uji Coba November
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia mulai mencari calon lawan baru untuk agenda FIFA Matchday November 2026. Hong Kong kini menjadi salah satu negara yang sedang didekati PSSI.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan Hong Kong sudah dilakukan. Namun, hingga Jumat (6/11/2026), federasi belum menerima jawaban resmi terkait tawaran pertandingan tersebut.
Hong Kong menjadi opsi setelah rencana Timnas Indonesia menghadapi Yordania dipastikan batal. Keputusan itu diambil menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, skuad Garuda dijadwalkan bertanding melawan Yordania pada 13 November 2026. Pertandingan tersebut semula akan berlangsung di Stadion Internasional Amman, Yordania.
Namun, situasi keamanan di kawasan tersebut membuat rencana pertandingan harus mengalami perubahan. PSSI akhirnya memilih mencari alternatif lawan yang memungkinkan untuk dihadapi pada agenda internasional bulan ini.
Sumardji mengatakan komunikasi dengan Hong Kong kembali dilakukan pada Kamis malam. Meski demikian, waktu persiapan yang semakin terbatas membuat kepastian pertandingan belum bisa diperoleh.
"Sampai dengan saat sekarang ini, semalam kami koordinasi kembali dengan Hong Kong, tetapi juga belum mendapatkan jawaban secara resmi," kata Sumardji.
"Walaupun sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Hong Kong, namun dikarenakan waktu mepet, sehingga sampai dengan siang ini, kami belum mendapatkan jawaban yang pasti," lanjutnya.
Jika terealisasi, Hong Kong akan menjadi alternatif lawan bagi Indonesia pada FIFA Matchday November. Sebagai informasi, negara tersebut berada di peringkat 153 dunia dalam daftar ranking FIFA saat ini.
Di tengah pencarian lawan baru, sempat muncul rumor bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi Turki. Kabar tersebut beredar setelah muncul informasi mengenai kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan dari Yordania.
Namun, Sumardji membantah kabar yang menyebut Turki akan menjadi lawan baru skuad Garuda. Menurutnya, negara tersebut hanya dipertimbangkan sebagai lokasi alternatif untuk menggelar pertandingan kontra Yordania.
"Ya, pertandingannya kita pindahkan ke Turki, cari situasi yang aman. Tapi dengan berbagai pertimbangan, akhirnya kami memutuskan untuk tidak melaksanakan pertandingan di Timur Tengah," ujar Sumardji.
Dengan demikian, Turki bukanlah negara yang diproyeksikan menjadi lawan Timnas Indonesia. PSSI lebih memilih mencari solusi lain setelah mempertimbangkan situasi keamanan dan waktu persiapan yang tersedia.