news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kasus Video "Prank" Daging Kurban | Kabar Siang tvOne di Lokasi

Rabu, 5 Agustus 2020 - 12:54 WIB
Reporter:

KABAR SIANG - Belum lama ini, tepatnya pada saat umat Muslim merayakan hari raya Idul Adha, warganet dihebohkan oleh video YouTube prank daging kurban berisi sampah.

Psikolog remaja dan anak, Irma Gustiana mengaku prihatin terhadap fenomena prank ini.

"Prank itu sebetulnya permainan yang mengelabui logika dan realita. Tapi kondisinya seringkali tidak menyadari ada sisi abusive (kasar) dan bullyingnya disitu. Akibatnya akan menyakiti orang lain' ujarnya kepada tvOne (5/8).

Untuk itu ia mendorong kepada para orangtua untuk mencontohkan perilaku empati kepada anak. Hal ini ujarnya bisa dimulai sesederhana dengan mendengarkan anak ketika mereka tengah berbicara.

Selain itu sikap gotong royong, toleransi, dan dialog juga bisa menjadi pondasi yang sangat kuat bagi pembentukan karakter anak.

Sebelumnya ramai beredar di media sosial Instagram dan Facebook sebuah video yang memperlihatkan seorang YouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan, membuat prank daging berisi sampah viral.

Di dalam video berdurasi 11 menit 56 detik itu terlihat YouTuber bersama rekannya membagikan kantong plastik yang dikatakan berisi daging kurban kepada dua orang ibu. Dari kelihatannya kedua wanita tersebut gembira dan berterima kasih terhadap bingkisan yang diberikan.

Setelah mereka membuka bingkisan tersebut mereka terkejut bahwa yang didapat ternyata bukan daging, melainkan tumpukan sampah sisa dibakar. Edo kemudian kembali mendatangi dua korbannya dan meminta maaf. Setelah itu, ia memberikan uang Rp 500.000 kepada korbannya.

Video prankini diunggah oleh YouTuber asal Palembang Edo Dwi Putra (24) dan rekannya, Diky Firdaus (20). Edo mengungkapkan, seorang korban prank dalam videonya itu merupakan ibu kandungnya sendiri.

Edo mengaku video tersebut sengaja diatur atau settingan agar menarik perhatian penonton. "Dua orang yang kena prank itu, satu ibu kandung saya. Satu ibu-ibu masih keluarga saya. Mereka sebelumnya tahu kalau saya bikin prank," katanya.

Sementara tersangka Diky mengaku, perannya sebagai pasangan Edo saat mempresentasikan video. Diky juga mengaku terkadang menjadi videografer.

Mereka kini telah diamankan oleh pihak Polrestabes Palembang dan menghadapi ancaman pidana karena diduga melanggar UU ITE.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral