news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tembak Jemaah Masjid, Teroris di Selandia Baru Hadapi Bacaan Vonis Hari Ini | tvOne

Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:47 WIB
Reporter:

KABAR DUNIA - Pengadilan Selandia baru akan membacakan vonis terhadap teroris pelaku penembakan jamaah masjid di kota Christchurch.

Jelang pengumuman vonis, penjagaan ditingkatkan di gedung tempat persidangan Brenton Tarrant berlangsung. Brenton adalah terdakwa kasus terorisme berupa penembakan acak terhadap jamaah masjid.

Rincian laporan setebal 26 halaman telah dibacakan dalam persidangan sejak Senin kemarin. Keluarga korban pun telah menyampaikan kesaksian yang memberatkan terdakwa dan meminta hukuman seberat-beratnya.

Brenton Tarrant mengusik kedamaian di Selandia Baru dengan aksi terorismenya dengan menembaki jamaah salat Jumat di Christchurch. Selandia Baru kemudian menunjukkan kepada dunia aksi solidaritas dan simpatik yang mengutuk keras tindakan Brenton terhadap warga muslim negara tersebut.

Tahu ln lalu, tepatnya15 Maret 2019 silam, warga negara Australia ini membawa senjata semi otomatis menembaki warga yang tengah melangsungkan ibadah di dua masjid berbeda.

Ia bahkan dengan bangga mempertontonkan aksi kejinya secara langsung di media sosial Facebook. Atas aksi ini Brenton mendapat 51 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan, dan satu dakwaan tindak terorisme.

Saat itu seluruh pemimpin Selandia Baru baik dari berbagai ras, agama, dan golongan sontak berduka. Mereka mengutuk aksi Brenton dan menunjukkan rasa simpati kepada keluarga korban secara khusus dan seluruh umat Islam pada umumnya.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern secara khusus tampil menggunakan kerudung di sejumlah acara termasuk saat berbagi duka lara dengan keluarga korban.

Tidak hanya sang Perdana Menteri, segenap warga Selandia Baru pun melakukan aksi simpatik. Mereka melakukan aksi dalam skala nasional untuk menyatakan warga muslim adalah bagian dari komunitas Selandia Baru.

Tak hanya itu, kota Christchurch mempersilakan warga muslim untuk melangsungkan salat Jumat berjamaag di tanah lapang dan dijaga oleh warga non muslim yang datang beramai-ramai. Mereka datang untuk memastikan warga muslim dapat menjalankan ibadah secara aman dan tanpa takut dengan ancaman dan persekusi.

(Lihat juga: Perangi Corona, Pemerintah Australia dan Selandia Baru Tutup Semua Akses Masuk ke Negaranya)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:26
01:07
01:15
01:56
01:13
05:12

Viral