news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aparat Polisi Bubarkan Acara yang Dihadiri Gatot Nurmantyo | tvOne

Senin, 28 September 2020 - 15:24 WIB
Reporter:

Surabaya,- Puluhan orang dari berbagai elemen di Surabaya menolak kegiatan yang dilakukan oleh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Massa menghadang di pintu gerbang gedung juang 45, di jalan Mayjend Sungkono, tempat KAMI menggelar acara. Dalam acara ini hadir pula deklarator KAMI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo.

Salah seorang peserta kegiatan silaturahmi akbar yang digelar oleh KAMI diusir oleh massa dan diminta untuk meninggalkan gedung. Massa beralasan acara yang digelar KAMI tidak memiliki ijin kegiatan.

Untuk menghindari terjadinya gesekan, polisi memisahkan peserta saliturahmi KAMI tersebut dari kerumunan massa.

Sementara itu puluhan massa dari berbagai elemen dan arek suroboyo ini tetap bertahan di pintu gerbang gedung juang 45 surabaya.

Mereka ingin memastikan acara tersebut batal digelar. Massa juga melakukan aksi menolak KAMI dan menyebut KAMI sebagai gerakan inkonstitusional.

Menurut Kapolsek Sawahan AKP Wsinu, kegiatan yang digelar oleh KAMI ini belum memiliki ijin, belum melakukan assessment mengenai penerapan protokol kesehatan pengumpulan masa saat pandemic.

Untuk menghindari kericuhan, petugas kepolisian dari Polsek Sawahan dan Polrestabestabes Surabaya melakukan penjagaan di area gedung juang.

Pindah Lokasi Kegiatan

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) memindahkan acara silaturahmi dari Gedung Juang 45 ke Gedung Jabal Nur, di Jalan Jambangan, Surabaya, Jawa Timur. Pada acara ini, deklarator KAMI Jenderal purnawirawan Gatot Nurmantyo sempat memberikan orasi politik.

Belum usai orasi politik disampaikan oleh Gatot, pihak kepolisian meminta agar acara dihentikan. Untuk menghormati pihak kepolisian, Gatot akhirnya meminta acara silaturahmi akbar KAMI disudahi. Gatot akhirnya meninggalkan tempat acara.

Sementara itu di luar gedung, massa dari dari berbagai elemen di Surabaya berunjuk rasa menolak acara yang digelar oleh KAMI.

Awalnya, silaturahmi KAMI digelar di Gedung Juang 45, di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya. Namun karena tempat acara sudah diblokir massa penolak gerakan KAMI, acara kemudian dipindahkan ke Gedung Jabal Nur, jalan Jambangan Surabaya. Acara silaturahmi sempat digelar, sebelum akhirnya juga dibubarkan.

Diketahui, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI resmi dideklarasikan di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, 18 agustus lalu.

KAMI menjelaskan jati diri mereka sebagai gerakan moral rakyat berbagai elemen dan komponen yang berjuang demi tegaknya kedaulatan negara, terciptanya kesejahteraan rakyat, dan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

KAMI berjuang dan bergerak untuk melakukan pengawasan sosial, kritik, koreksi, dan meluruskan kiblat bangsa dari segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan. KAMI juga klaim berjuang dengan melakukan berbagai cara sesuai konstitusi, baik melalui edukasi, advokasi, maupun cara pengawasan sosial, politik moral, dan aksi-aksi dialogis, persuasif, dan efektif.

KAMI dipimpin oleh tiga Presidium di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo, Mantan Ketua Umum PP Muhamadiyah Din Syamsuddin, serta mantan ketua PWNU Yogyakarta Rochmat Wahab. (ito)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral