Sentra Bunga Rawa Belong, Mewangi Meski Kini Mulai Sepi
Jakarta, tvOnenews.com - Pasar Bunga Rawa Belong di Jakarta Barat, yang dulu dikenal sebagai sentra bunga terbesar di Asia Tenggara, kini menghadapi kenyataan pahit.
Lorong-lorong yang dulunya padat dengan lalu-lalang pembeli kini terlihat lengang, bahkan pada akhir pekan yang biasanya menjadi puncak keramaian.
Banyak pedagang mengaku omzet mereka merosot hingga 50 persen.
Menurut salah satu pedagang lama, penurunan terjadi seiring pergeseran tren belanja bunga ke platform daring.
Kondisi serupa dirasakan pedagang lain, terutama penjual mawar. Mereka mengakui kalah bersaing dengan pemasaran online yang lebih praktis.
Pasar hanya ramai di momen-momen khusus, seperti Valentine, Hari Ibu, wisuda, atau pernikahan.
Meski demikian, mereka tetap bertahan dengan mengandalkan pesanan dari pelanggan tetap, khususnya florist dekorasi.
Meski sepi, pasar ini masih memiliki daya tarik tersendiri. Harga bunga di Rawa Belong cenderung lebih murah dan pilihan jenisnya jauh lebih beragam dibandingkan toko bunga biasa.
Seorang pengunjung dari Bintaro mengaku rela datang jauh-jauh demi mendapatkan bunga dengan harga lebih terjangkau.
Beberapa pembeli tetap menjadikan Rawa Belong sebagai tujuan utama untuk kebutuhan acara besar.
Seorang pelanggan setia menyebut, harga mawar di dekat rumahnya mencapai Rp15 ribu per tangkai, sementara di Rawa Belong satu ikat berisi 20 tangkai hanya sekitar Rp60 ribu.
Walaupun tidak lagi seramai masa jayanya, pedagang Rawa Belong berusaha beradaptasi dengan mulai merambah penjualan online.