news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Diguyur Hujan Deras, Sungai Batang Anai Meluap

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:06 WIB
Reporter:

Agam, tvOnenews.com - Hujan berintensitas tinggi sejak Selasa malam kembali memicu banjir susulan di sejumlah wilayah Padang, Padang Pariaman, hingga Agam. 

Aliran Sungai Batang Anai terpantau sangat deras dan menyebabkan luapan besar yang menghancurkan permukiman di sekitarnya.

Di Kecamatan Batang Anai, tiga rumah dilaporkan hanyut terseret arus. Secara keseluruhan, terdata 14 rumah ambruk akibat banjir bandang yang terjadi sejak akhir November. 

Lima rumah lainnya masih berdiri namun dalam kondisi terancam mengingat debit sungai terus meningkat.

Sekitar 20–25 kepala keluarga telah mengungsi ke tenda penampungan sementara. Relawan dan warga masih berjibaku membersihkan sisa lumpur tebal yang menutup kawasan permukiman. 

Beberapa warga memilih bertahan di rumah untuk menyelamatkan barang dan melakukan pembersihan, sementara sebagian lainnya sudah dievakuasi ke lokasi aman.

Di lokasi banjir, longsoran kembali muncul di area dekat tebing, meski jalur tersebut masih bisa dilalui kendaraan roda dua. Kampung terdampak yang sebelumnya merupakan jalan pemukiman kini rata dengan lumpur yang terbawa arus banjir.

Pemerintah Sumatera Barat memperpanjang status tanggap darurat banjir bandang dan longsor hingga 22 Desember 2025. Pencarian beberapa warga yang masih hilang di sepanjang aliran Sungai Batang Anai terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dijadwalkan meninjau langsung area terdampak di Bendungan Anai dan menyalurkan bantuan langsung tunai sementara untuk 100 keluarga. Tim kementerian dilaporkan masih dalam perjalanan menuju lokasi.

Dari sisi infrastruktur, jalur nasional Padang–Bukittinggi melalui Lembah Anai ditargetkan dapat kembali dilalui kendaraan roda empat pada 16 Desember 2025. 

Pembukaan akses ini masih dalam tahap uji coba, sementara proses pembersihan dan penormalan jalur diprediksi rampung dalam 6–8 bulan ke depan.

Akses dari titik pengungsian menuju area rumah-rumah yang terdampak memerlukan waktu tempuh sekitar 10–15 menit menggunakan kendaraan roda empat, sementara roda dua dapat masuk lebih jauh meski harus melalui tumpukan lumpur.

Laporan langsung dari Sumatera Barat menyebutkan aktivitas warga, relawan, dan petugas masih terfokus pada evakuasi, pembersihan, serta penyaluran bantuan menyusul banjir susulan yang kembali memukul kawasan Batang Anai.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:08
01:26
01:53
04:46
00:47
01:57

Viral