Pasca Gempa Magnitudo M7.6, Sebanyak 96 Kali Gempa Susulan Terjadi Hingga Siang
Manado, tvOnenews.com - Gempa berkekuatan magnitudo 7, 6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara berdampak pada sejumlah bangunan, salah satunya Gedung KONI Sario Manado.
Bagian hall B gedung tersebut ambruk akibat guncangan gempa, sementara kanopi di sisi utara bangunan juga roboh. Material reruntuhan terlihat berserakan di sekitar lokasi.
Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Utara menyatakan kerusakan terjadi pada bagian non-struktural dan bukan pada struktur utama bangunan.
Meski demikian, warga diminta menjauhi area gedung karena dikhawatirkan masih terjadi runtuhan susulan.
Selain Gedung KONI, kerusakan juga dilaporkan terjadi di Terminal Malalayang berupa tembok roboh. Di Rumah Sakit Siloam Manado, kaca instalasi gawat darurat pecah dan sebagian dinding mengalami kerusakan.
Satu rumah dilaporkan rusak di Desa Kombi, Minahasa, serta satu rumah rusak di wilayah Manembo-nembo, Bitung.
Di wilayah Pulau Lembeh, Bitung, sempat terjadi kenaikan air laut kecil sekitar 0,2 meter.
Sementara di wilayah Kepulauan Talaud, Sangihe, Sitaro, dan Bolaang Mongondow dilaporkan tidak ada kerusakan maupun korban.
Pasca gempa, aparat TNI-Polri bersama warga membersihkan puing bangunan Gedung KONI Manado.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado.
BMKG juga telah mencabut peringatan dini tsunami pada pukul 09.56 WIB. Meski demikian, hingga Kamis siang tercatat sekitar 96 gempa susulan dengan intensitas kecil.
Aktivitas masyarakat di Kota Manado dilaporkan mulai kembali normal, namun warga tetap diimbau waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.