3 Turis Spanyol Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Belum Ditemukan
Labuan Bajo, tvOnenews.com - Pencarian terhadap tiga korban tenggelamnya kapal wisata Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo memasuki hari kedelapan, Jumat (2/1/2026). Tim SAR gabungan mengandalkan teknologi detektor sonar dan drone termal untuk memperluas jangkauan pencarian di laut.
Sejak pagi hari, tim SAR gabungan kembali bergerak menuju Pulau Padar sebagai salah satu titik utama pencarian. Keberangkatan tim dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo turut disaksikan oleh pihak keluarga korban serta perwakilan Kedutaan Besar Spanyol, yang ikut memantau langsung jalannya operasi pencarian.
Dalam operasi hari kedelapan ini, penyisiran di permukaan laut dilakukan dengan cakupan area pencarian hingga 15,4 nautical mile dari titik awal insiden.
Selain itu, pencarian juga diperkuat dengan penggunaan drone termal untuk mendeteksi panas tubuh serta detektor sonar guna memetakan kondisi dasar laut.
Sejumlah penyelam dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur bersama relawan turut diterjunkan. Mereka melakukan penyelaman dan penyisiran di dasar laut pada beberapa titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban di kawasan Taman Nasional Komodo.
Koordinator tim SAR menjelaskan bahwa fokus utama pencarian saat ini adalah pemetaan bawah laut menggunakan sonar untuk membaca kontur dasar laut dan arah arus.
Sementara itu, maklumat pelayaran terkait kecelakaan kapal wisata Putri Sakinah telah dikeluarkan. Maklumat tersebut bertujuan agar kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian dapat turut membantu proses pencarian dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Hingga hari kedelapan pencarian, tim SAR gabungan masih terus berupaya maksimal dengan memanfaatkan seluruh peralatan dan personel yang tersedia, meski dihadapkan pada tantangan kondisi arus dan kedalaman perairan di kawasan tersebut.