Smartwatch Kopilot Pesawat ATR 42-500 Terdeteksi Masih Aktif, Ini Kesaksian Keluarga
Pangkep, tvOnenews.com - Kopilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, menjadi sorotan setelah smartwatch atau jam tangan pintar yang dikenakannya terdeteksi masih aktif pascakecelakaan pesawat yang menabrak lereng Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Pihak keluarga berharap temuan tersebut dapat menjadi petunjuk penting dalam upaya pencarian kru dan penumpang pesawat.
Berdasarkan data yang tersinkronisasi dengan ponsel milik korban, smartwatch tersebut masih merekam aktivitas pergerakan setelah insiden kecelakaan terjadi.
Perangkat tersebut tercatat merekam hingga 13.647 langkah kaki pada Minggu, 18 Januari. Data itu menunjukkan adanya aktivitas pergerakan sejak pagi hingga malam hari, dengan jumlah langkah yang terus bertambah.
Informasi ini diperoleh setelah ponsel milik Farhan ditemukan di kawasan hutan dan kini berada di tangan pihak keluarga.
Keluarga menaruh harapan besar agar data dari perangkat tersebut dapat membantu tim pencarian menentukan titik keberadaan korban.
Mereka juga meminta perhatian dan dukungan dari pemerintah agar upaya pencarian di lokasi kejadian dapat dimaksimalkan.
Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 masih terus difokuskan di area lereng Gunung Bulu Saraung.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara intensif di medan pegunungan yang terjal dengan akses terbatas serta kondisi cuaca yang kerap berubah.