Kronologi Penemuan Black Box Pesawat ATR 42-500 di Kedalaman 150 Meter
Pangkep, tvOnenews.com - Usai mengevakuasi dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian di lokasi jatuhnya pesawat di kawasan Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Dari Posko Desa Tompobulu, tim tvOne melaporkan bahwa hingga Rabu siang, tim SAR gabungan masih menunggu proses pengangkutan barang yang diduga sebagai black box pesawat.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berubah-ubah dengan angin kencang, sehingga mempersulit pergerakan tim di medan terjal.
Sekitar pukul 11.00 Wita, tim khusus yang diturunkan menuju bagian ekor pesawat melaporkan telah menemukan benda yang diduga kuat sebagai black box serta komponen Cockpit Voice Recorder (CVR).
Temuan tersebut berada di sekitar puing ekor pesawat pada kedalaman sekitar 150 meter dari titik puncak.
Informasi temuan tersebut telah dikonfirmasi kepada tim SAR gabungan dan selanjutnya dikoordinasikan dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi.
Proses evakuasi black box dilakukan secara hati-hati mengingat medan yang sangat curam dan harus menggunakan teknik vertical rescue dengan tali.
Tim SAR mengungkapkan bahwa untuk mencapai titik ekor pesawat, personel harus bermalam selama dua hari di lokasi.
Tim khusus dibentuk setelah sebelumnya dilakukan pemantauan visual terhadap serpihan ekor pesawat. Fokus pencarian diarahkan ke bagian ekor karena perangkat perekam penerbangan umumnya berada di area tersebut.
Sementara itu, Basarnas Makassar menyampaikan bahwa operasi pencarian hari ini dibagi ke dalam lima titik.
Selain evakuasi black box, penyisiran di sekitar puing pesawat terus dilakukan dengan prioritas utama menemukan korban lainnya.
Black box yang ditemukan direncanakan akan dibawa terlebih dahulu ke posko utama sebelum kemudian diserahkan kepada KNKT untuk keperluan investigasi lebih lanjut.
Perjalanan dari lokasi penemuan menuju posko diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam, tergantung kondisi cuaca dan medan.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus berjibaku di lapangan dengan harapan operasi pencarian berikutnya dapat kembali membuahkan hasil, baik dalam menemukan korban maupun mengungkap penyebab kecelakaan pesawat tersebut.