news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Konten Kreator Ungkap Pembunuhan Siswa SMP

Senin, 16 Februari 2026 - 11:29 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Penemuan jasad pelajar SMP di bekas lahan wisata Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, bermula dari siaran langsung seorang kreator konten horor yang tengah melakukan eksplorasi lokasi bersama timnya. 

Kreator bernama Sukanang Apriansyah mengatakan ia bersama tiga rekannya awalnya tidak menduga akan menemukan korban pembunuhan saat melakukan live streaming.

Sukanang menjelaskan, saat eksplorasi berlangsung mereka mencium bau menyengat yang awalnya diduga berasal dari bangkai hewan. 

Salah satu anggota tim kemudian menelusuri sumber bau dan menemukan sosok yang semula dikira boneka. 

Setelah didekati dari jarak aman, mereka menyadari benda tersebut adalah jasad manusia. 

Tim kemudian segera menghubungi penjaga lokasi, RT/RW, hingga aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melaporkan temuan tersebut.

Ia menegaskan tidak memiliki niat memanfaatkan situasi untuk konten, melainkan memang sedang melakukan siaran eksplorasi biasa. 

Sukanang juga menyebut penemuan tersebut membantu pihak kepolisian dalam proses penyelidikan hingga kasus pembunuhan pelajar yang sebelumnya dilaporkan hilang dapat terungkap.

Keluarga korban meminta pelaku dihukum setimpal. Pihak keluarga menyatakan berusaha menahan emosi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat, meski secara emosional mereka sangat terpukul atas kematian korban.

Kriminolog menilai motif sakit hati akibat putus pertemanan dapat menjadi pemicu kekerasan ekstrem pada remaja karena faktor psikologis. 

Dalam perspektif psikologi perkembangan, remaja cenderung lebih mengedepankan emosi dibanding logika dalam menyelesaikan konflik.

Pertemanan pada usia remaja juga dianggap sebagai bagian penting dari identitas dan eksistensi diri, sehingga penolakan atau putus hubungan dapat memicu reaksi emosional yang kuat.

Menurut kriminolog, perbedaan cara memaknai “sakit hati” antara remaja dan orang dewasa menjadi faktor penting. 

Pada remaja, konflik pertemanan dapat dipersepsikan sebagai ancaman terhadap harga diri, yang dalam kondisi tertentu dapat berujung pada tindakan kriminal ekstrem.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
04:41
10:49
01:28

Viral