Ketum DPP KSPSI Minta Pemerintah Jaga Inflasi di Tengah Perang Iran Vs AS
Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah dikhawatirkan dapat berdampak pada perekonomian nasional.
Serikat buruh berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas ekonomi agar inflasi tidak meningkat tajam dan berujung pada pemutusan hubungan kerja.
Kekhawatiran tersebut disampaikan dalam diskusi yang digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
Dalam forum tersebut, para perwakilan buruh menilai perekonomian global saat ini tengah menghadapi berbagai risiko akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Salah satu dampak yang dikhawatirkan adalah potensi terganggunya jalur distribusi energi dunia apabila Selat Hormuz ditutup.
Penutupan jalur tersebut dapat memicu gangguan rantai pasok global yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi serta meningkatkan inflasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
KSPSI berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah strategis agar roda perekonomian nasional tetap berjalan dan dampak terhadap pekerja dapat diminimalkan.
Serikat buruh juga meminta pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran negara di tengah situasi global yang tidak menentu, agar kebijakan ekonomi yang diambil tetap mampu menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat pekerja.