7 Penumpang Helikopter di Kalbar Ditemukan Tewas
Jakarta, tvOnenews.com - Tujuh penumpang helikopter yang jatuh di wilayah Sekadau, Kalimantan Barat, dilaporkan meninggal dunia setelah tim gabungan menemukan lokasi kecelakaan beserta serpihan pesawat.
Proses pencarian dilakukan oleh unsur tim SAR, kepolisian, TNI, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat sejak laporan hilangnya helikopter diterima.
Berdasarkan informasi dari posko SAR di Pontianak, total korban dalam insiden tersebut berjumlah delapan orang yang terdiri dari enam penumpang, satu pilot, dan satu kopilot.
Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia. Namun, proses evakuasi sempat terkendala kondisi medan yang sulit dijangkau, serta faktor cuaca dan keterbatasan pencahayaan pada malam hari.
Hingga perkembangan terakhir, dari tujuh penumpang yang menjadi fokus evakuasi awal, empat korban telah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah.
Sementara itu, tiga korban lainnya belum dapat dipindahkan karena masih terjepit di antara puing-puing helikopter yang hancur di lokasi kejadian.
Tim gabungan yang berada di lapangan telah mengidentifikasi titik jatuhnya helikopter di area dengan kontur curam dan terjal, sehingga menyulitkan akses darat.
Kondisi tersebut mengharuskan proses evakuasi dilakukan dengan perencanaan khusus untuk menjamin keselamatan petugas.
Pada hari ini, proses evakuasi lanjutan direncanakan dilakukan dengan dukungan helikopter milik TNI Angkatan Udara guna mempercepat pengangkutan korban melalui jalur udara.
Selain itu, petugas juga akan melakukan pemotongan bagian rangka helikopter untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam badan pesawat.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh korban dapat segera dievakuasi dan diidentifikasi.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penanganan darurat sekaligus untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban terkait kondisi para penumpang helikopter tersebut.