news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemprov Jakarta Berhasil Berantas 7 Ton Ikan Sapu-Sapu

Rabu, 22 April 2026 - 11:27 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggencarkan penangkapan ikan sapu-sapu di sejumlah aliran sungai ibu kota. Dalam operasi terbaru, hampir 7 ton ikan berhasil diangkat dalam satu hari, menandakan populasi spesies invasif ini kian mengkhawatirkan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung proses penangkapan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Puluhan petugas gabungan tampak menyisir saluran air menggunakan jaring dan peralatan sederhana.

Dalam waktu sekitar satu jam, lebih dari 250 kilogram ikan sapu-sapu berhasil diangkat dari aliran air yang keruh. Ukuran ikan bervariasi, mulai dari kecil hingga mencapai berat sekitar 3 kilogram.

Ikan sapu-sapu, yang memiliki nama ilmiah Hypostomus plecostomus, dikenal sebagai spesies invasif dengan daya tahan tinggi dan kemampuan berkembang biak yang cepat. Populasinya bahkan diperkirakan telah mendominasi hingga 60 persen di beberapa sungai Jakarta.

Keberadaan ikan ini dinilai merusak ekosistem perairan. Selain menghabiskan sumber makanan ikan lokal, ikan sapu-sapu juga membuat lubang di dasar sungai untuk bertelur, yang berpotensi merusak struktur tanggul dan saluran air.

Setelah ditangkap, ikan-ikan tersebut dimusnahkan dengan cara dikubur di kawasan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Kebijakan ini diambil karena ikan sapu-sapu tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi akibat potensi kandungan logam berat.

Warga setempat menyambut positif langkah pemerintah. Mereka menilai keberadaan ikan sapu-sapu selama ini telah mengganggu keseimbangan ekosistem dan berpotensi merusak infrastruktur sungai.

Meski demikian, Pemprov DKI menegaskan bahwa penangkapan massal bukanlah solusi tunggal. Upaya pengendalian perlu dibarengi dengan perbaikan kualitas air, pengawasan lingkungan, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak melepas ikan peliharaan ke alam bebas.

Pemerintah menilai penanganan spesies invasif ini membutuhkan pendekatan jangka panjang agar ekosistem sungai di Jakarta dapat pulih secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:27
02:11
05:02
04:48
05:37
05:57

Viral