Gerbong Lokomotif yang Tabrak KRL telah Berhasil Ditarik, 84 Korban Dirawat di Sejumlah RS
Bekasi, tvOnenews.com - Jumlah korban tewas dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah.
Berdasarkan pembaruan terbaru, korban meninggal dunia mencapai 14 orang, sementara 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dirawat di sejumlah rumah sakit di sekitar Bekasi.
Proses evakuasi yang berlangsung sejak malam kejadian kini mulai memasuki tahap lanjutan setelah petugas berhasil memisahkan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek yang menghantam bagian belakang KRL, khususnya pada gerbong wanita yang mengalami kerusakan paling parah.
Pemisahan ini mempermudah tim untuk menyisir kemungkinan adanya korban yang masih tertinggal di dalam rangkaian kereta.
Di lokasi kejadian, petugas gabungan dari PT KAI, TNI, Polri, Basarnas, hingga pemadam kebakaran masih terus melakukan pembersihan puing-puing serta evaluasi area terdampak.
Area inti kecelakaan ditutup dengan terpal dan dijaga ketat guna mendukung kelancaran proses penanganan serta menghindari gangguan dari luar.
Sejumlah ambulans masih disiagakan di sekitar stasiun, sementara keluarga korban tampak menunggu kepastian informasi mengenai kondisi kerabat mereka. Para korban luka telah dievakuasi ke delapan hingga sembilan rumah sakit rujukan di wilayah Bekasi.
Sementara itu, operasional Stasiun Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan. Layanan perjalanan kereta mengalami penyesuaian, dengan sebagian jalur dialihkan hingga proses penanganan dinyatakan selesai.
Dari hasil penelusuran awal di lapangan, kecelakaan ini diduga berawal dari insiden terpisah di jalur tidak resmi sekitar 300 meter dari stasiun.
Sebuah KRL dilaporkan terlebih dahulu tertemper taksi di perlintasan tersebut. Rangkaian kejadian ini kemudian berujung pada tabrakan lanjutan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di area stasiun.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan kondisi jalur, sembari memastikan seluruh area telah aman dan tidak ada korban yang tertinggal. Proses investigasi penyebab kecelakaan juga masih berlangsung.