Sejumlah Jenazah Korban KA Argo Bromo Belum Teridentifikasi
Jakarta, tvOnenews.com - Proses identifikasi korban masih menghadapi kendala. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan hingga kini belum berhasil diidentifikasi.
Pihak kepolisian menyatakan identifikasi masih terus dilakukan melalui pencocokan data antemortem dan postmortem, serta mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna mempercepat proses tersebut.
Sebelumnya, kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan lainnya. Hingga Selasa siang, proses evakuasi korban serta penanganan dampak kecelakaan masih terus berlangsung.
Insiden bermula dari gangguan di jalur rel akibat kecelakaan di perlintasan tidak resmi yang melibatkan sebuah taksi. Peristiwa tersebut menyebabkan KRL berhenti di jalur. Dalam kondisi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak sempat menghindar dan menabrak rangkaian KRL.
Benturan keras menyebabkan lokomotif kereta jarak jauh menghantam bagian belakang KRL, khususnya gerbong terakhir yang merupakan gerbong khusus perempuan. Dampak tabrakan mengakibatkan sejumlah korban terjepit di dalam rangkaian kereta.
Data terbaru menyebutkan jumlah korban meninggal mencapai 15 orang, sementara 88 orang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi. Sebelumnya, jumlah korban sempat berubah seiring proses evakuasi dan identifikasi yang terus berlangsung.