Jemaah Haji Apresiasi Bus Shalawat dan Petugas
Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan jemaah haji Indonesia memadati Terminal Ajyad di Makkah usai pelaksanaan salat Isya. Kepadatan terjadi ketika para jemaah hendak kembali ke hotel masing-masing menggunakan bus salawat yang beroperasi di kawasan Masjidil Haram.
Terminal Ajyad menjadi salah satu titik utama layanan transportasi jemaah haji Indonesia selama musim haji.
Bus salawat beroperasi selama 24 jam tanpa biaya untuk mengantar dan menjemput jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram maupun sebaliknya.
Pada musim haji tahun ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerapkan sistem buka tutup pintu di Terminal Ajyad.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban jemaah di tengah tingginya mobilitas pada jam-jam sibuk.
Sebelumnya, area terminal disebut belum memiliki pembatas yang memisahkan jalur jemaah dan bus sehingga kerap menimbulkan antrean tidak teratur.
Kondisi itu dinilai berisiko karena sejumlah jemaah pernah terjatuh hingga nyaris tertabrak kendaraan saat berebut masuk ke area bus.
Petugas haji terus memberikan edukasi kepada jemaah agar tetap tertib saat mengantre dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Ketua rombongan dan ketua kloter juga diminta aktif membantu mengatur jemaah agar kepadatan di terminal tetap terkendali.
Sejumlah jemaah mengaku layanan bus salawat sangat membantu mobilitas mereka selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Meski harus menghadapi antrean panjang, para jemaah menilai pelayanan transportasi dan pendampingan petugas haji berjalan cukup baik.