Rupiah Anjlok, DPR RI Panggil Bank Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi XI DPR RI memanggil Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, beserta jajaran dalam rapat kerja yang digelar di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan sejumlah mata uang asing lainnya.
Rapat yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut membahas laporan kinerja Bank Indonesia sekaligus kondisi ekonomi dan stabilitas moneter nasional.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan rapat langsung dibuka dengan sesi tanya jawab antara anggota dewan dan Bank Indonesia.
Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota DPR mempertanyakan langkah konkret yang dilakukan Bank Indonesia untuk menahan pelemahan rupiah.
Anggota dewan menyoroti nilai tukar rupiah yang dinilai terus melemah tidak hanya terhadap dolar Amerika Serikat, tetapi juga terhadap mata uang lain seperti dolar Singapura, dolar Australia, ringgit Malaysia, rial, dolar Hong Kong, hingga euro.
Beberapa anggota DPR juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak pelemahan rupiah terhadap kondisi ekonomi nasional, termasuk stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Selain itu, DPR menyinggung penyaluran fasilitas likuiditas makroprudensial dan efektivitas kebijakan moneter Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar keuangan.
Rapat kerja tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap kebijakan ekonomi dan moneter di tengah tekanan global yang memengaruhi nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.