Relawan dan Jurnalis Indonesia Diculik Zionis Israel saat Perjalanan Sumud Flotilla
Jakarta, tvOnenews.com - Satu kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berlayar menuju Gaza dilaporkan dicegat oleh militer Israel di perairan internasional Laut Mediterania.
Sejumlah warga negara Indonesia yang ikut dalam pelayaran tersebut hingga kini dilaporkan kehilangan kontak.
Salah satu peserta asal Indonesia yang berada dalam kapal itu adalah Andi Angga Prasadewa dari Global Peace Convoy Indonesia. Ketua GPCI, Maimun Herawati, menyebut kapal yang membawa relawan internasional itu berangkat dari Pelabuhan Marmaris, Turki, sekitar empat hari sebelum insiden terjadi.
Menurut GPCI, terdapat sembilan warga negara Indonesia yang ikut dalam pelayaran menuju Gaza. Hingga kini, seluruh peserta asal Indonesia tersebut belum dapat dihubungi setelah kapal dilaporkan dicegat oleh tentara Israel di kawasan Laut Mediterania.
Dalam perkembangan lain, jurnalis Republika, Bambang Noroyono, yang juga berada dalam misi tersebut, sempat merekam pesan video sebelum keberangkatan.
Dalam rekaman itu, Bambang meminta pemerintah Indonesia membantu membebaskan dirinya apabila terjadi penahanan oleh militer Israel.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari otoritas Israel terkait kondisi kapal maupun keberadaan para relawan internasional tersebut.