news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pimpinan DPR Sidak Bursa Efek Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama pejabat Otoritas Jasa Keuangan dan Danantara melakukan kunjungan ke Bursa Efek Indonesia di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan tekanan pasar akibat dinamika global serta keputusan rebalancing MSCI.

Kunjungan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua OJK Mahendra Siregar, CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, serta Direktur Utama BEI Iman Rachman.

Dalam keterangannya, OJK menyebut pelemahan IHSG masih sejalan dengan tren penurunan bursa regional akibat tensi geopolitik di Timur Tengah dan ekspektasi kebijakan moneter global yang masih ketat.

Selain itu, pasar domestik juga dipengaruhi keputusan rebalancing MSCI pada pertengahan Mei 2026.

Meski demikian, OJK menilai pelemahan pasar masih berada dalam kategori moderat dan mencerminkan penyesuaian berbasis fundamental. 

OJK juga mencatat adanya peningkatan dana kelolaan reksa dana sebesar Rp49,71 triliun atau naik 6,39 persen sepanjang tahun berjalan, dengan total aset mencapai Rp718,44 triliun.

Jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia juga disebut terus bertambah. OJK menyampaikan terdapat tambahan sekitar tujuh juta investor baru sehingga total investor pasar modal mencapai sekitar 27 juta investor.

Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR bersama OJK dan pengelola bursa telah berdiskusi mengenai langkah memperkuat kepercayaan investor global maupun domestik. 

Menurutnya, penyempurnaan regulasi dan penguatan fundamental pasar menjadi fokus utama untuk menjaga kenyamanan investor ritel.

Sementara itu, Rosan Roeslani menilai investasi di pasar modal harus dilihat dalam jangka panjang. 

Ia menyebut sejumlah saham BUMN, khususnya sektor perbankan dan mineral, masih memiliki fundamental kuat dan potensi imbal hasil yang tinggi.

Direktur Utama BEI Iman Rachman menambahkan sekitar 85 persen dari 957 perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan kuartal I 2026. 

Dari laporan tersebut, pendapatan dan laba bersih emiten disebut meningkat sekitar 21,5 persen secara tahunan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
04:27
01:43
04:26
03:22
05:14

Viral